Status Sosial Unsur Penokohan Pada Cerita Pendek “Sang Guru Juki†Karya Ahmad Tohari
DOI:
https://doi.org/10.24235/ileal.v6i1.3816Keywords:
Ahmad Tohari, sociology of literature, the characterizations short story, Sang Guru JukiAbstract
This study aims to examine and determine the function of social status and role of the behaviour and character of figures in the community system. The data source in this study is a short story entitled "Sang Guru Juki" by Ahmad Tohari. The resulting data is in the form of quotes that contain aspects of social values and status in the short stories. Researchers' data collection techniques used the observation and note technique. The results of the short story analysis contain vital social elements and values, especially in the characterization elements. Some of the intrinsic aspects conveyed in the story have a strong comparison in giving the message through the characters, especially the Juki character. The social element developed in the report include moral aspects, ethical aspects, and educational aspects. The Juki character depicted in the story has a profession as a teacher. However, the behaviours and attitudes that are built into the story do not show Juki's character as a teacher who must be emulated by his students. Juki tends to take advantage of their social status and role to fulfil their desires and desires.
Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan mengetahui fungsi status sosial dan peran dalam hubungannya dengan perilaku dan watak tokoh dalam sistem masyarakat. Sumber data pada penelitian ini adalah cerpen berjudul Sang Guru Juki karya Ahmad Tohari. Data yang dihasilkan berupa kutipan-kutipan yang memuat aspek-aspek nilai sosial dan status dalam cerpen. Teknik pengumpulan data peneliti menggunakan teknik simak dan catat. Hasil analisis cerpen memuat unsur dan nilai sosial yang kental terutama pada unsur penokohannya. Beberapa unsur intrinsik yang disampaikan dalam cerita memiliki komparasi kuat dalam penyampaian amanat melalui tokoh-tokohnya terutama tokoh Juki. Aspek sosial yang dikembangkan dalam cerita meliputi aspek moral, aspek etika, dan aspek pendidikan. Tokoh Juki digambarkan dalam cerita memiliki profesi sebagai seorang guru. Namun perilaku dan sikap yang dibangun dalam cerita tidak menunjukkan watak Juki sebagai seorang guru yang harus diteladani oleh muridnya. Juki cenderung memanfaatkan status dan peran sosialnya untuk memenuhi nafsu dan keinginannya sendiri.
References
Basid, A. & AsSulthoni, Z. N. R. (2018). Dinamika Ideologi Karman dalam Novel Kubah Karya Ahmad Tohari berdasarkan Perspektif Sosiologi Sastra Marxisme. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 18(1), 58−68.
Hun, K. Y. & Hassan, U. H. A. (2017). Dakwah, Wealth and Desire of Sexuality In Islam: The Concept Of Love In Habiburrahman El-Shirazy’s Ayat-Ayat Cinta 2. Journal Indonesian Language Education and Literature, 2(2), 106−120.
Junus, U. (1986). Sosiologi Sastra: Persoalan Teori dan Metode. Kualalumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka Kementerian Pelajaran Malaysia.
Mahsun. (2006). Metode Penelitian Bahasa: Tahapan Strategi, Metode, dan Tekniknya. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Mukti, W. I., Andayani, & Wardani, N. E. (2018). Potret Pendidikan Pesantren Dalam Novel Ayat-Ayat Cinta 2. Journal Indonesian Language Education and Literature, 3(2), 181–195.
Nasution, W. (2016). Kajian Sosiologi Sastra Novel Dua Ibu Karya Arswendo Atmowiloto: Suatu Tinjauan Sastra. Metamorfosa, IV(1), 14–27.
Nurgiyantoro, B. (2012). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Nurgiyantoro, B. (2014). Stilistika. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Puspita, A. C., Suwandi, S., & Hastuti, S. (2018). Kritik Sosial dan Nilai Moral dalam Novel Negeri di Ujung Tanduk Karya Tere Liye. Indonesian Language Education and Literature, 4(1), 11–21.
Puspitasari, R. H., Waluyo, H. J., & Wardhani, N. E. (2017). Kajian Sosiologi Sastra dan Nilai Pendidikan Karakter pada Novel Cantik Itu Luka Karya Eka Kurniawan. Aksara, 2(1), 1–16.
Putro, S. C. (2015). Kritik Sosial dalam Novel The Da Peci Kode Karya Ben Sohip dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Dialektika: Jurnal Bahasa Sastra dan Pendidikan, Bahasa Sastra Indonesia, 2(1), 77–88.
Satrio, B. S., Doyin, M., & Suseno. (2014). Kritik Sosial dan Hegemoni Kumpulan Cerpen Emak Ingin Naik Haji Karya Asma Nadia. Jurnal Sastra Indonesia, 3(1), 1−9.
Semi, M. A. (2012). Metode Penelitian Sastra. Bandung: Angkasa.
Setyorini, R. (2018). Karakter Kerja Keras dalam Novel Entrok. Indonesian Language Education and Literature, 3(2), 111–122.
Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistis. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.
Utami, R. P., Boeriswati, E., & Zuriyati. (2018). Hegemoni Patriarki Publik Terhadap Tokoh Perempuan dalam Novel Hanauzumi Karya Junichi Watanabe. Journal Indonesian Language Education and Literature, 4(1), 62–74.
Welleck, R. & Warren, A. (2014). Teori Kesusastraan. Jakarta: Gramedia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Indonesian Language Education and Literature

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- The journal retains the copyright of the work and publishes it under the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY), which permits others to share, adapt, and use the work with proper acknowledgment of the authorship and initial publication in this journal.Â
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work.