Kesantunan Berbahasa Mahasiswa Pada Pesan WhatsApp Kepada Dosen
DOI:
https://doi.org/10.24235/ileal.v5i2.5297Keywords:
investigation, language politeness, student, WhatsAppAbstract
Communication between lecturers and students is generally conducted through WhatsApp (WA). Student messages addressed to lecturers through WA apparently sometimes use impolite language. For this reason, an investigation of language politeness student WA messages addressed to lecturers was conducted. The purpose of this study is to investigate and assess language politeness contained in WA messages addressed by students to lecturers. The research method used was a descriptive method in which WA messages from 71 Politeknik Negeri Bandung students with a total of 446 speeches were used as data. Referring to politeness etiquette for students who want to contact lecturers through mobile phones established by Universitas Indonesia (UI) and Universitas Gajah Mada (UGM), it is known that language politeness in Polban student WA messages addressed to lecturers ranges from 51% to 75% or it is considered polite. It means that their WA messages consist of 5 to 6 politeness criteria: time consideration (delivery time does not interfere with breaks or worship), greeting, apology, introduction by name and department/study program, polite language use, and gratitude (saying thank you). Thus, the student WA messages addressed to lecturers have met the politeness etiquette established by UI and UGM.
Komunikasi antara dosen dengan mahasiswa pada umumnya dilakukan melalui WA (WhatsApp). Penulisan pesan dari mahasiswa yang ditujukan kepada dosen melalui WA disinyalir kadang menggunakan bahasa yang tidak santun. Untuk itu, dilakukan “Investigasi Kesantunan Berbahasa Pesan Mahasiswa yang Ditujukan Kepada Dosen melalui Whatsappâ€. Tujuan penelitian ini untuk menginvestigasi dan menilai kesantunan yang terdapat pada pesan yang disampaikan mahasiswa kepada dosen melalui WA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan data penelitian yang terdiri atas WA dari 71 mahasiswa Politeknik Negeri Bandung dengan tuturan berjumlah 446. Dengan merujuk kepada kesantunan/tatakrama untuk mahasiswa yang ingin menghubungi dosen melalui telepon genggam atau handphone yang ditetapkan UI dan UGM diketahui secara umum nilai kesantunan bahasa WA mahasiswa berada di rentang 51%-75%. Artinya, pada pesan yang disampaikan mahasiswa kepada dosen melalui WA terdapat/tersurat 5 s.d. 6 kriteria kesantunan: pertimbangan waktu (waktu pengiriman tidak mengganggu istirahat atau ibadah), salam, permintaan maaf, pengungkapkan nama dan departemen/program studi, penggunaan bahasa yang sopan, dan ucapan terima kasih. Dengan demikian, pesan WA mahasiswa yang ditujukan kepada dosen telah memenuhi etika kesopanan seperti yang ditetapkan oleh UI dan UGM.
References
Alsout, E., & Khedri, M. (2019). Politeness in Libyan postgraduate students' e-mail requests towards lecturers. Journal of Language Communication, 6(1), 69-86.
Akmala, N. (2018). Cara komunikasi buruk bisa berakibat fatal diakses pada 23 September 2019 di https://www.brilio.net.
Faiz, H., & Lin, O. M. (2014). Use of greetings in messages from students to lecturers at a hospitality college. BERJAYA Journal of Services & Management, 2, 95-101.
Fauzan, A. (2017). Begini etika menghubungi dosen lewat handphone di UI! diakses pada 20 September 2019 di http://kabarkampus.com.
Jumiatmoko. (2016). Whatsapp messenger dalam tinjauan manfaat dan adab. Jurnal Wahana Akademika, 3(1), 51 - 66.
Muslich, M. (2009). Sebuah kajian Sosiolinguistik. Jakarta: Bumi Aksara.
Mutiara, I. (2018). Viral etika mahasiswa kontak dosen di UGM: Dilarang Singkat 'Ass' diakses pada 21 September 2019 di https://news.detik.com/.
Nur, M. S., dkk. (2017). Kesantunan berbahasa dalam whatsapp (WA) mahasiswa terhadap dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Sumatera Barat. Dinamika Sosial Budaya, 19(2), 230 – 239.
Nurdiarti, R. P. (2018) Media sosial, pola interaksi dan relasi sosial pada grup whatsapp alumni SDK. St. Maria Blitar. Jurnal ETTISAL, 3(1), 49 – 61.
Oktavia, W. (2018). Variasi jargon chatting whatsapp grup mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia. Jurnal KATA, 2(2), 317 – 325.
Pratamanti, E. D., dkk. (2017). Kesantunan berbahasa dalam pesan whatsapp mahasiswa yang ditujukan kepada dosen. Dinamika Sosial Budaya, 19(2), 230 – 239.
Prawono. (2009). Berbahasa Secara Santun. Yogyakarta: Pustaka pelajar.
Ramdhani, J. (2017). Dear mahasiswa jaman now, UI bikin etika kontak dosen via WA diakses pada 25 September 2019 di Detik News https://news.detik.com/berita/.
Sahril. (2016). Pemertahanan bahasa ibu melalui grup WA. Jurnal Ranah, 5(1), 44 - 52.
Sartikasari. (2018). Kegunaan whatsapp sebagai media informasi dan media pembelajaran pada mahasiswa Ilmu Komunikasi STISIP Persada Bunda. Jurnal Medium, 6(2), 15 – 26.
Sukrillah, A., Ratnamulyani, I.A., & Kusumadinata, A.A. (2017). Pemanfaatan media sosial melalui whatsapp group FEI sebagai sarana komunikasi. Jurnal Komunikatio, 3(2), 95 – 103.
Suntoro. (2018). Pelanggaran kesantunan berbahasa mahasiswa pada dosen dalam wacana komunikasi whatsapp di STAB Negeri Sriwijaya Tangerang. Jurnal Vijjacariya, 5(2), 79 – 92.
Suntoro. (2019). Kesantunan berbahasa mahasiswa pada dosen dalam wacana komunikasi whatsapp di STABN Sriwijaya. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(1), 39 – 46.
Sutarma, I. G. P. (2016). Analisis wujud bentuk linguistik dalam penggunaan bahasa Indonesia di media sosial whatsApp. Jurnal Sosial dan Humaniora, 6(3), 227 – 237.
Suryadi, M., Ginanjar, H., & Priyatna, M. (2018). Penggunaan sosial media whatsapp dan pengaruhnya terhadap disiplin belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (Studi kasus di SMK analis Kimia YKPI Bogor). Jurnal Pendidikan Islam, 07(1), 1 – 22.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Indonesian Language Education and Literature

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- The journal retains the copyright of the work and publishes it under the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY), which permits others to share, adapt, and use the work with proper acknowledgment of the authorship and initial publication in this journal.Â
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work.