Penggunaan Alih Kode Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Berperspektif Gender
DOI:
https://doi.org/10.24235/ileal.v6i1.6108Keywords:
Indonesian learning, gender perspective, switching-codeAbstract
The gender difference is one that affects the use of code-switching. This study aims to describe and explain the types and impacts of code-switching used in gender-based learning. The data in this study are in the form of speech events between teachers and students in Indonesian language learning at SMK Negeri 1 Banyumas. Data was collected by paying attention to gender aspects. Sources of data in this study are documents and informants. The technique of data using interview, observation, proficient, and listening method. The data validity technique uses the triangulation technique of data sources and informant reviews. Data analysis used the intralingual matching method. The results showed that the use of codes was more common in classes with male teachers than female teachers. The positive impact of using code-switching by male teachers makes learning more communicative and students seem enthusiastic about participating in learning. The positive impact on classrooms with female teachers makes learning more formal because teachers can minimize the use of code-switching.
Perbedaan gender adalah salah satu yang memengaruhi penggunaan alih kode. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan jenis dan dampak alih kode yang digunakan dalam pembelajaran berdasarkan gender. Data dalam penelitian ini berupa peristiwa tutur antara guru dan siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMK Negeri 1 Banyumas. Data dikumpulkan dengan memperhatikan aspek gender. Sumber data dalam penelitian ini adalah dokumen dan informan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, metode cakap dan simak. Teknik validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber data dan review informan. Analisis data menggunakan metode padan intralingual. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan alih kode lebih banyak dijumpai dalam kelas dengan guru laki-laki dibandingkan guru perempuan. Dampak positif penggunaan alih kode yang dilakukan guru lelaki menjadikan pembelajaran lebih komunikatif dan siswa tampak antusias mengikuti pembelajaran. Dampak positif pada kelas dengan guru perempuan menjadikan pembelajaran lebih formal karena guru dapat meminimalisasi penggunaan alih kode.
References
Achmad, H. P. & Abdullah, A. (2013). Linguistik Umum. Jakarta: Erlangga.
Adnyani, K. E. K. (2014). Bahasa sebagai Objek Kajian Gender. Jurnal PRASI, 9(18), 11 - 14.
Amri, Z. (2009). Perbedaan Bahasa Siswa Laki-laki dan Perempuan: Sebuah Studi Kasus di Kelas V SDN 09 Air Tawar Barat Padang Sumatera Barat. Jurnal Lingua Didaktika, 3(1), 96 - 110.
Chaer, A. & Agustina. (2010). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.
Coulmas, F. 2005. Sociolinguistics: The Study of Speakers’ Choices. New York: Cambridge University Press.
Elyan, O., dkk. (1988). RP Accented Female Speech: The Voice of Perceived Androgyny. Rowley Newbury House: Language Gender and Society.
Fakih, M. (2006). Analisis Gender dan Transformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Li, J. (2014). A Sociolinguistic Study of Language and Gender in Desperate Housewives. Journal Theory and Practice in Language Studies, 4 (1), 52 - 57.
Hidayati, N. N. (2016). Bahasa dan Gender: Kajian Karakteristik Kebahasaan Laki-laki dan Perempuan dalam Film Anak. AL HIKMAH Jurnal Studi Keislaman, 6 (1), 10 - 32.
Krishnasamy, K. (2015). Code mixing among Tamil-English Bilingual Children. International Journal of Social Science and Humanity, 5 (9), 788 - 792.
Kuntjara, E. (2001). Gender in Javanese Language. Gender Accros Language Volume I. Amsterdam: John Benjamins Publishing Company.
Kurniasih, D. & Zuhriyah, S. M. (2017). Alih Kode dan Campur Kode di Pondok Pesantren Mahasiswa Darussalam. Journal Indonesian Language Education and Literature, 3(1), 53 - 65.
Gu, L. (2013). Language and Gender: Differences and Similarities. International Conference on Advances in Social Science, Humanities, and Management (ASSHM 2013). Atlantis Press.
Mahsun. (2012). Metode Penelitian Bahasa: Tahapan Srategi, Metode, dan Tekniknya. Jakarta: Rajawali Pers.
Munjin. (2008). Ekspresi Bahasa dan Gender: Sebuah Kajian Sosiolinguistik. Jurnal Yinyang, 3(2), 262 - 274.
Nurlaila, M. (2016). Pengaruh Bahasa Daerah (Ciacia) Terhadap Perkembangan Bahasa Indonesia Anak Usia 2 Sampai 6 Tahun di Desa Holimombo Jaya. Jurnal Retorika, 9(2), 90 - 163.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2019 tentang Penggunaan Bahasa Indonesia.
Rahardi, K. (2001). Sosiolinguistik, Kode dan Alih Kode. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rulyandi, Rohmadi, M. & Sulistyo, E. T. (2014). Alih Kode dan Campur Kode dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Jurnal Paedogogia, 17(1), 27 – 39.
Saddhono, K. (2014). Pengantar Sosiolinguistik: Teori dan Konsep Dasar. Surakarta: Sebelas Maret University Press.
Sumarsono. (2013). Sosiolinguistik. Yogyakarta: Sabda.
Susiloningsih & Najib, A. M. (2004). Kesetaraan Gender di Perguruan Tinggi. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.
Sasmita, N. (2015). Alih Kode dan Campur Kode dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 12 Kerinci. Jurnal Penelitian Universitas Jambi Seri Humaniora, 17(2), 87 - 98.
Wahyudi. (2016) Bahasa dan Gender dalam Pemakaian Bahasa Kanak-kanak di Kota Padang. Jurnal Salingka, 13(1), 17 - 29.
Wang, D., & Kirkpatrick, A. (2012). Code Choice in The Chinese as a Foreign Language Classroom. Springer, 2(3), 1 - 18.
Wardhaugh, R. (2006). An Introduction to Sociolinguistics: Third Edition. Oxford: Blackwell Publisher.
Wardhaugh, R. (2010). An Introduction to Sociolinguistics: Fifth Edition. Oxford: Blackwell Publisher.
Wardaugh, R. & Fuller, J. M. (2015). An Introduction to Sociolinguistics: Seventh Edition. Oxford: Wiley Blackwell.
Zulkarnain, S. I. & Fitriani, N. (2018). Perbedaan Gaya Bahasa Laki-laki dan Perempuan pada Penitur Bahasa Indonesia dan Aceh. Gender Equality: Internasional Journal of Child and Gender Studies, 4(1), 159 - 171.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Indonesian Language Education and Literature

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- The journal retains the copyright of the work and publishes it under the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY), which permits others to share, adapt, and use the work with proper acknowledgment of the authorship and initial publication in this journal.Â
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work.