Posisi Najwa Shihab Pada Acara Mata Najwa di Trans7
DOI:
https://doi.org/10.24235/ileal.v7i1.9029Keywords:
Mata Najwa, Najwa Shihab, Trans7Abstract
This study aims to describe the position of Najwa Shihab at the Mata Najwa event on Trans7. This qualitative research uses the descriptive method. The results showed the forms of pronouns for the contra and pro camps. This finding explains in detail and in total the ideology, position, and characteristics of the Mata Najwa event on Trans7. Najwa is neutral and has no political interests.
Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan posisi Najwa Shihab pada acara Mata Najwa di Trans7. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kata ganti kubu kontra dan kubu pro. Temuan ini menjelaskan secara rinci dan utuh terkait: ideologi, posisi, dan karakteristik acara Mata Najwa di Trans7. Najwa bersifat netral dan tidak memiliki kepentingan politik.
References
April, P., April, H., & Khasanah, M. (2018). Penyerangan Penyidik Kpk Novel Baswedan Pada Media Liputan6 . Com. April, 23–29.
Ardianto, L. W., & Ramadhan, S. (2019). Iklan Tokobagus.Com: Analisis Struktur Wacana Model Van Dijk (Tokobagus.Com Advertisement: Van Dijk Model Of Discourse Structure Analysis). Kandai, 15(1), 75-86.
Ariputra, A. M., Rohmadi, M., & Sumarwati, S. (2018). Language Politeness Principle in Indonesia Lawyers Club Talkshow on Tv One. OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra, 12(1), 115-124.
Ariyani, N. W. E. (2020). Pelanggaran Kesantunan Berbahasa dalam Dialog Interaktif Mata Najwa Trans 7 Episode Ragu-ragu Perpu. Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia), 5(2), 133–144.
Arsyandikayani, A., & Sumarlam, S. (2020). Wacana Opini People Power, Akhirnya Akan Mencari Legitimasi Kontitusional (Pendekatan Analisis Wacana Kritis Van Dijk). Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 19(2), 164–172.
Badara, A. (2012). Analisis Wacana: Tori, Metode, dan Penerapan Pada Wacana Media. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Baryadi, P. (2002). Dasar-dasar Analisis Wacana dalam Bahasa. Yogyakarta: Pustaka Godho Suli.
Brown, G. & Yule, G. (1996). Analisis Wacana. Jakarta: Gramedia Pustaka Umum.
Dalman, Y. A. (2009). Analisis Wacana Kritis. Bandung: Yrama Widya.
Eriyanto. (2001). Analisis Wacana: Pengatar Analis Teks Media. Yogyakarta: LKIS.
Ermanto. (2009). Kajian Wacana Jurnalistik: Mengungkap Perjuangan dan Pertarungan Kekuasaan. Padang: Sukabina Press.
Fairclogh, N. (2003). Language and Power: Relasi Bahasa, Kekuasaan, dan Ideologi. Terjemahan Indah Rohmani. Malang: Boyan Publishing.
Fay, D. L., Akhavan, S., & Goldberg, V. M. (2016). Keberpihakan Media Massa Dalam Berita Pemilihan Gubernur Dki 2017 – 2022. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 3(465), 106–111.
Fitriana, R. A. (2019). Analisis Wacana Kritis Berita Online Kasus Penipuan Travel Umrah (Model Teun a. Van Dijk). BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya, 3(1), 44–54.
Jamaludin, A., Ermanto, & Juita, N. (2016). Pemberitaan Peristiwa Politik Pilgub Sumatera Barat Tinjauan Analisis Wacana Kritis Perspektif Teun a . Van Dijk. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(2), 73–81.
Mardiansyah, D., & Fitriyah, L. (2021). Dimensi Teks Wacana Kritis Model Van Dick Dalam Syair. 3(1), 20–32.
Moleong, L. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mukhlis, M., Masjid, A. A, Widyanimgrum, H. K., Komariah, K., & Sumarlam, S. (2020). Analisis Wacana Kritis Model Teun A. Van Dijk Pada Surat Kabar Online Dengan Tajuk Kilas Balik Pembelajaran Jarak Jauh Akibat Pandemi Covid-19. GERAM (Gerakan Aktif Menulis), 8(2), 73–85.
Musyafa’ah, N. (2017). Analisis Wacana Kritis Model Teun A. Van Dijk “Siswa Berprestasi Jadi Pembunuh.†MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 4(2), 203–211.
Nisa, K. (2017). Analisis Wacana Kritis (Teori Van Dijk dalam Kajian Teks Media Massa pada E-paper Analisa Medan Rubrik Surat Pembaca). Jurnal Dialog, VI(II), 557-564.
Payuyasa, I. N. (2017). Analisis Wacana Kritis Model Van Dijk Dalam Program Acara Mata Najwa di Metro TV, 5(November), 14–24.
Prajarto, N. (2004). Terorisme dan Media Massa: Debat Keterlibatan Media. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 8(1), 37–52.
Rico, L. (2014). Analisis Wacana Kritis Program Mata. Jurnal E-Komunikasi, 2(2), 2–13.
Rumata, D. (2019). Ideologi dan Kekuasaan Pemerintah di Balik Wacana Pembangunan Tol Laut – Analisis Wacana Kritis Terhadap Materi Siaran DBU LPP RRI Sorong, 20 Oktober 2017. Penelitian Komunikasi dan Opini Publik, 23(2), 20–103.
Rico, L. (2014). Analisis Wacana Kritis Program Mata. Jurnal E-Komunikasi, 2(2), 2–13.
Saidi, S. M. (2016). Fungsi Pelaku Dalam Kalimat Pasif Bahasa Indonesia. Paramasastra, 3(2), 209-224.
Sari, C. P. (2018). Struktur Tematik Berita Penyalahgunaan Narkoba Harian Media Indonesia (Analisis Wacana Kritis Teun a. Van Dijk). FON : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 12(1), 99-109.
Sari, I. P. (2018). Keberpihakan Media dalam Pemilihan Presiden 2014. Jurnal Penelitian Komunikasi, 21(1), 73–86.
Setiawan, Y. B. (2011). Analisis Wacana Kritis Pemberitaan Kekerasan Berbasis Gender di Surat Kabar Harian Suara Merdeka. Jurnal Ilmiah Komunikasi: MAKNA, 2(1), 13–20.
Sholekha, M., & Mulyono. (2021). Penggunaan Kalimat Aktif dan pasif Pada Novel “Rindu†Oleh tere Liye kajian Sintaksis. Bapala, 8(135–145), 3.
Sobur, A. (2011). Analisis Teks Media: Suatu Pengantar untuk Wacana, Analisis Semiotik, dan Analisis Framing. Bandung: Pt. Remaja Rosdakarya.
Sudiyana, B., Widayati, M., & Sudiatmi, T. (2018). Judul Berita Sebagai Strategi Kebahasaan Keberpihakan Media Dalam Perspektif Protagonis. Pertemuan Ilmiah Bahasa dan Sastra Indonesia (PIBSI), 1105, 1105–1114.
Suprato, D. (2012). Bahasa Indonesia Dengan Bahasa Inggris. Humaniora, 3(45), 290–298.
Tunziyah, & Ri’aeni, I. (2019). Analisis Wacana Kritis Konstruksi Konflik Keluarga dalam Film Cek Toko Sebelah. Lontar, 7(1), 71–88. https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/LONTAR/article/view/1571.
Van Dijk, T. A. (1994). Discourse and Cognition in Society. dalam David Crowley dan David Mitchell (ed) comunication Theory Today. Cambridge: Polity Press.
Widiastuti, H., Koagouw, F. V., & Kalangi, J. S. (2018). Teknik Wawancara dalam Menggali Informasi pada Program Talk Show Mata Najwa Episode Tiga Trans 7. Jurnal Acta Diurna, 7(2), 1–5.
Widiastuti, R. S., & Nurhadi, J. (2019). Ideologi dalam Unsur Tematik Pada Talkshow Mata Najwa Trans 7 Episode “Gara-Gara Tagar.†Jurnal Politikom Indonesiana, 4(2), 87–97.
Wiharja, I. A. (2019). Suara Miring Konten YouTube Channel Deddy Corbuzier di Era Society (Analisis Wacana Kritis). Prosiding Seminar Nasional Bulan Bahasa (Semiba) 2019, 223–229.
Yusar, F., Sukarelawati, S., & Agustini, A. (2020). Kognisi Sosial Dalam Proses Analisis Wacana Kritis Model Van Dijk Pada Buku Motivasi. Jurnal Komunikatio, 6(2), 65–76.
Zulmi, F. (2017). Keberpihakan Media Terhadap Isu Pelestarian Lingkungan Hidup. Jurnal KATA, 1(2), 101-108.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Indonesian Language Education and Literature

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- The journal retains the copyright of the work and publishes it under the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY), which permits others to share, adapt, and use the work with proper acknowledgment of the authorship and initial publication in this journal.Â
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work.