Nilai Sosial dalam Cerita Lisan “Mbah Suto Bodo†di Kabupaten Pati
DOI:
https://doi.org/10.24235/ileal.v7i1.9033Keywords:
folklore Mbah Suto Bodo, narrative structure, social valuesAbstract
This study aimed to analyze the narrative structure and social values contained in the oral story of Mbah Suto Bodo. The research design is qualitative with analytical methods based on Axel Olrix's theory. The analysis results show that Mbah Sutro Bodo's oral story prioritizes the narrative structure to build the storyline. A narrative structure in Mbah Suto Bodo's oral story is interrelated and does not stand alone. The social values in Mbah Suto Bodo's story include values: devotion, help, kinship, caring, discipline, empathy, tolerance, and cooperation. Mbah Suto Bodo's story can be an alternative learning material, especially Indonesian language subjects.
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis struktur naratif dan nilai-nilai sosial yang terdapat dalam cerita lisan Mbah Suto Bodo. Adapun ancangan penelitiannya kualitatif dengan metode analisis berdasarkan teori Axel Olrix. Hasil analisis menunjukkan bahwa cerita lisan Mbah Sutro Bodo mengutamakan struktur naratif untuk membangun jalannya cerita. Keberadaan struktur naratif dalam cerita lisan Mbah Suto Bodo saling berkaitan dan tidak berdiri sendiri. Adapun nilai sosial dalam cerita Mbah Suto Bodo mencakupi nilai: pengabdian, tolong menolong, kekeluargaan, kepedulian, disiplin, empati, toleransi, dan kerja sama. Cerita Mbah Suto Bodo dapat menjadi alternatif materi pembelajaran, khususnya mata pelajaran Bahasa Indonesia.
References
Afriadi, D. (2019). Teater Bangsawan Muda, Formula Pertunjukan Drama Melayu Bangsawan Masa Kini. Jurnal Ilmu Budaya, 15(2), 115-126.
Andayani, T. R. (2012). Studi Meta-analisis: Empati dan Bullying. Buletin Psikologi, 20(1-2), 36–51.
Bashori, K. (2017). Menyemai Perilaku Prososial di Sekolah. Sukma: Jurnal Pendidikan, 1(1), 57-92.
Creswell, J. W. (2015). Qualitative Inquiry & Research Design: Choosing Among Five Approaches. Terjemahan Ahmad Lintang Lazuardi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Fama, A. (2016). Komunitas Masyarakat Pesisir di Tambak Lorok, Semarang. Sabda, 11(2), 65-75.
Firziandini, I. O., Haryanto, D., & Ilham, M. (2018). Analisis Struktur Naratif Pada Film Merry Riana Mimpi Sejuta Dolar Dalam Membangun Adegan Dramatik. Publikasi Budaya, 6(2), 140-146.
Hartitom, Simatupang, G.R. L. L., & Ganap, V. (2019). Rabab Pasisia sebagai Pertunjukan Seni Tutur di Kabupaten Pesisir Selatan. Resital, 20(1), 1-12.
Hastuti, H. (2019). Citra Tetuntel Tuntel dan Tegodek Godek Dalam Cerita Rakyat dari Lombok Nusa Tenggara Barat Karya G. Parman dan Slamet Riyadi Ali. Humanitatis: Journal on Language and Literature, 5(2), 140-147.
Haywarda, P. & Kuwahara, S. (2014). Takarajima: A Teasured Island Exogeneity, Folkloric Indentity and Local Branding. Journal of Marine and Island Cultures. Production and hosting By Elsevier B.V. on behalf of Institution for Marine and Island Cultures, Mokpo National University.
Kanzunnudin, M. (2019). “Struktur, Nilai, dan Fungsi Cerita Rakyat Pesisir Timur Jawa Tengahâ€. Disertasi. Universitas Negeri Semarang.
Kanzunnudin, M. & Fathurohman, I. (2019). “Narrative Structure and Function of Kayi Telingsing Storiesâ€. ICONECT: Proceeding of the 2nd International Conference Education Culture and Technology.
Kofia, R., Yusuf, M., & Abbas, I. (2021). Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila (Studi Orientasi Nilai-Nilai Toleransi Peserta Didik di SMA Negeri 6 Kota Ternate). Jurnal Geocivic, 4(1), 1-8.
Lestari, U. F. R. (2016). Hukum - Hukum Epos Axel Olrix Dalam Struktur Dongeng Ormu, Papua. Kibas Cenderawasih, 13(1), 81-94.
McDowell, J. H. (2018). Folklore and Sociolinguistics. Humanities, 7(9), 1-12.
Nasution, B. J. (2014). Kajian Filosofis Tentang Konsep Keadilan dari Pemikiran Klasik Sampai Pemikiran Modern. Yustisia, 3(2), 118-130.
Nurgiyantoro, B. (2013). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Pramulia, P. (2018). Pergelaran Wayang Kulit Sebagai Media Penanaman Karakter Anak. FONEMA, 1(1), 64-73.
Purwadi. (2012). Folklor Jawa. Yogyakarta: Pura Pustaka.
Qomariyah, U. (2018). Elevation Of Human Character Based On Local Wisdom Through Folklore Which Contains Prophetic Values As A Strategy Of Strengthening The Nation’s Competitiveness. Lingua: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, XIV(2), 148-156.
Retno M, L. A. (2017). Cerita Rakyat Ondorante Pembentuk Pola Perilaku dan Identitas Masyarakat. Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra, 12(3), 39-49.
Saetban, A. A. (2020). Internalisasi Nilai Disiplin melalui “Perencanaan†Orang Tua dalam Membentuk Karakter Baik Remaja. Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara, 12(1), 90-98.
Saputra, R., Rukajat, A., & Herdiana, Y. (2021). Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Lingkungan Keluarga. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 5(2), 395-405.
Saraswati, A. J., Bramasta, D., & Eka, K. I. (2020). Nilai Kepedulian Sosial Siswa Sekolah Dasar. JRDP (Jurnal Riset Pendidikan Dasar), 1(1), 1-5.
Satori, D. & Komariah, A. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Sauri, S. (2020). Nilai-Nilai Sosial Dalam Novel Hujan Karya Tere Liye Sebagai Bahan Pembelajaran Kajian Prosa Pada Mahasiswa Program Studi Diksatrasiada Universitas Mathla’ul Anwar Banten. Jurnal Literasi, 4(1), 38-45.
Sudikan, S. Y. (2014). Metode Penelitian Sastra Lisan. Lamongan: Pustaka Ilalang Group.
Sugiri, D. (2017). Produk Media Dalam Pembelajaran Sastra: Pengkajian Sejarah dan Legitimasi Kekuasaan Dalam Novel ADBM dan NSSI Karya S.H Mintardja. Jurnal Pena Indonesia. Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya, 3(1), 16-30.
Teeuw, A. (2015). Sastra dan Ilmu Sastra. Jakarta: Balai Pustaka.
Wellek, R. & Warren, A. (2014). Teori Kesusastraan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Yektiningtyas, W. (2019). Igniting Folktales as Children’s Learning Sources In Sentani Jayapura Papua. Litera, 18(1), 105-117.
Yetti, E. (2011). Kearifan Lokal dalam Cerita Rakyat Nusantara: Upaya Melestarikan Budaya Bangsa. Mabasan, 5(2), 13-24.
Yetti, E. (2015). Struktur Naratif Tuter Cerita Tongtonge dari Sumbawa. Sawerigading, 21(3), 505-517.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Indonesian Language Education and Literature

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- The journal retains the copyright of the work and publishes it under the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY), which permits others to share, adapt, and use the work with proper acknowledgment of the authorship and initial publication in this journal.Â
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work.