Implikasi Nilai-Nilai Anti Korupsi dalam Buku “Byur†sebagai Sarana Pembentukan Karakter Anak

Authors

  • Nurhannah Widianti IAIN Syekh Nurjati Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.24235/prophetic.v5i1.11169

Keywords:

Dongeng, Nilai Anti Korupsi, Pembentukan Karakter.

Abstract

Tujuan penelitian, yaitu menganalisis buku anak berjudul “Byur!†untuk mengetahui nilai-nilai antikorupsi dan implikasinya terhadap karakter anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dan teori sembilan nilai antikorupsi. Sumber data penelitian adalah buku cerita anak “Byur!â€. Data penelitian berupa penggalan-penggalan dongeng dan gambar dari judul “Adakah Keranjang untuk Osyi?†serta “Fufu dan Si Pencuri†yang terdapat dalam buku tersebut. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Analisis data dilakukan mulai dari pengumpulan, reduksi, penyajian data, hingga penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan nilai antikorupsi yang muncul dalam dongeng, yaitu tanggung jawab (implikasinya anak-anak diajarkan untuk mampu merawat barang pinjaman dan mengembalikan kepada pemiliknya), mandiri (anak-anak diajarkan untuk tidak bergantung kepada orang lain dalam menjalani aktivitas sehari-hari), dan berani (anak-anak diajarkan berani mengambil tindakan, tidak takut, maupun tidak ragu-ragu dalam mengambil keputusan yang berorientasinya untuk kebaikan). Di sisi lain, nilai lain yang tampak adalah kesantunan (anak-anak diajarkan mengucapkan maaf apabila melakukan kesalahan dan berkomitmen tidak mengulanginya serta tidak lupa berterima kasih terhadap kebaikan orang lain).

Author Biography

  • Nurhannah Widianti, IAIN Syekh Nurjati Cirebon
    Program Studi Bimbingan Konseling Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah

References

Ahmad, M. J., dkk. (2021). Pentingnya Menciptakan Pendidikan Karakter dalam Lingkungan Keluarga. Jurnal Pendais, 3 (1), 1-24.

Bura, R. O. & Puspito N. T. (2018). Pendidikan Antikorupsi untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Kemenristekdikti.

Forum Penulis Bacaan Anak. (2012). Byur!. Jakarta: KPK Republik Indonesia.

Gusmayanti, E., & Dimyati, D. (2021). Analisis Kegiatan Mendongeng dalam Meningkatkan Perkembangan Nilai Moral Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6 (2), hlm. 903–917.

Hidajati, E. (2018). Sastra Daerah “Legenda Kakek Sang Gerigap†Sebagai Sarana Pembelajaran Moral pada Siswa. Jurnal Ilmiah Bina Edukasi,11(2), 86-98.

Lizawati & Uli, I. (2019). Implementasi Nilai Edukatif Cerita Rakyat dari Kalimantan Barat 2 Karya Syahzaman dalam Relevansi terhadap Materi Pembelajaran Apresiasi Sastra. Jurnal Pendidikan Bahasa, 8 (1), hlm. 92-109.

Sa’diyah, R. (2017). Pentingnya Melatih Kemandirian Anak. Kordinat, XVI (1), hlm. 31-46.

Stanton, R. (2012). Teori Fiksi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Bandung: Alfabeta.

Simamarta, L. N. (2021) Korupsi Sekarang dan yang Akan Datang. Jurnal Ilmiah Hukum Dirgantara, 11 (2).

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kualitatif Kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methodes). Bandung: Alfabeta.

Marwiyati, S. (2020). Penanaman Pendidikan Karakter Melalui Pembiasaan. ThuFula, 9 (2) hlm. 153-163.

Mubayyinah, F. (2017). SEMAI: Sembilan Nilai Antikorupsi dalam Pendidikan Anak Usia Dini. Al-Hikmah: Indonesian Journal Early Childhood Islamic Education, 1 (2), hlm. 223-238.

Munthe A. P. & Halim D. (2019). Pendidikan Karakter bagi Anak Usia Dini Melalui Buku Cerita Bergambar. Satya Widya, XXXV (2), hlm. 98-111.

Wardopo, K. (2019). Dongeng sebagai Media Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SD/MI. Jurnal Ar-Rihlah Inovasi Pengembangan Pendidikan Islam, 4 (2).

Widianti, N. & Padiatra, A. M. (2021). Internalisasi Nilai Moral melalui Program Mendongeng. Cakrawala Linguista, 4 (2), hlm. 124-131.

Downloads

Issue

Section

Articles