Kepemimpinan Perempuan dalam Dinamika Sosial dan Ekonomi Masyarakat Terdampak Rob di Dukuh Timbulsloko Women's Leadership in the Social and Economic Dynamics of Rob-Affected Communities in Timbulsloko Hamlet

Main Article Content

Early Juliana Ulfah
Moh. Aris Munandar

Abstract

ABSTRAK: Kajian mengenai kepemimpinan perempuan dalam dinamika sosial dan ekonomi masyarakat terdampak rob di Dukuh Timbulsloko, Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak diarahkan untuk menganalisis peran perempuan sebagai pemimpin dalam menjaga keberlangsungan kehidupan warga serta memahami respons kepemimpinan tersebut terhadap perubahan kondisi sosial dan ekonomi akibat bencana rob. Subjek kajian meliputi perempuan yang berperan sebagai pemimpin lokal dan masyarakat terdampak rob. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori kepemimpinan perempuan untuk menginterpretasikan karakteristik serta praktik kepemimpinan dalam konteks masyarakat pesisir. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan perempuan muncul sebagai bentuk kepedulian yang berperan sebagai penggerak adaptasi sosial dan ekonomi. Perempuan mampu mengoordinasikan kebutuhan 
warga, menyalurkan sumber daya, serta menjembatani hubungan dengan pihak eksternal. Terbentuknya kelompok-kelompok lokal memperlihatkan kemampuan perempuan dalam mengarahkan masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan hidup di tengah kondisi rob. Berdasarkan temuan di lapangan, penguatan peran kepemimpinan perempuan perlu didorong melalui kebijakan yang lebih inklusif, peningkatan kapasitas, serta penguatan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan pihak eksternal dalam menghadapi dampak rob 
secara berkelanjutan.  
Kata Kunci: Kepemimpinan Perempuan; Dinamika Sosial; Dinamika Ekonomi; Rob; Dukuh Timbulsloko 

ABSTRACT: This study of women's leadership in the social and economic dynamics of communities affected by tidal flooding in Timbulsloko Hamlet, Timbulsloko Village, Sayung District, Demak Regency, aims to analyze the role of women as leaders in maintaining the sustainability of community life and understanding the leadership's response to changes in social and economic conditions caused by tidal flooding. The study subjects included women who act as local leaders and the community affected by tidal flooding. The approach used was qualitative, with data collection techniques including interviews, observation, and documentation. The analysis was conducted using women's leadership theory to interpret 
leadership characteristics and practices in the context of coastal communities. The study results indicate that women's leadership emerges as a form of concern that acts as a driver of social and economic adaptation. Women are able to coordinate community needs, channel resources, and bridge relationships with external parties. The formation of local groups demonstrates women's ability to guide communities to improve their well-being amidst tidal flooding conditions. Based on field findings, strengthening the role of women's leadership needs to be encouraged through more inclusive policies, capacity building, and strengthening collaboration between communities, government, and external parties to address the impacts 
of tidal flooding in a sustainable manner. 

Keywords: Women's Leadership; Social Dynamics; Economic Dynamics; Flooding; Timbulsloko Hamlet

Article Details

Section

Articles