Screening for Plagiarism

SCREENING FOR PLAGIARISM

English

Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak is committed to maintaining academic integrity and upholding high standards of publication ethics. All manuscripts submitted to the journal undergo a plagiarism screening process before proceeding to peer review.

The screening is conducted using plagiarism detection software such as Turnitin or other comparable tools to identify textual similarities between submitted manuscripts and previously published or publicly available works. The editorial team carefully examines the similarity report to distinguish legitimate similarities, properly cited quotations, references, and commonly used academic expressions from potential plagiarism.

The plagiarism screening process is intended to ensure that manuscripts submitted to Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak demonstrate originality, appropriate attribution of sources, and compliance with academic and publication ethics.

Similarity Threshold

The journal sets a maximum similarity index of 20% for submitted manuscripts. The similarity score is evaluated contextually and does not automatically constitute evidence of plagiarism. References, properly cited direct quotations, standard terminology, and other legitimate similarities may be excluded or considered appropriately during editorial assessment.

If a manuscript exceeds the similarity threshold or contains indications of plagiarism, the editorial team may request the authors to revise the manuscript and clarify the sources of similarity. Depending on the severity of the findings, the manuscript may be rejected in accordance with the journal's publication ethics and editorial policies.

By implementing systematic plagiarism screening, Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak seeks to protect the originality of scholarly publications, ensure responsible use of academic sources, and maintain the credibility and integrity of research in gender and child studies.

Bahasa Indonesia

Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak berkomitmen menjaga integritas akademik dan menjunjung tinggi standar etika publikasi ilmiah. Setiap naskah yang dikirimkan ke jurnal ini akan melalui proses pemeriksaan plagiarisme sebelum dilanjutkan ke tahap penelaahan oleh mitra bestari (peer review).

Pemeriksaan dilakukan menggunakan perangkat lunak deteksi plagiarisme seperti Turnitin atau perangkat sejenis untuk mengidentifikasi kesamaan teks antara naskah yang diajukan dengan karya yang telah dipublikasikan atau tersedia secara publik. Tim editor akan menelaah laporan kesamaan secara cermat untuk membedakan kesamaan yang wajar, kutipan yang telah dicantumkan secara tepat, daftar pustaka, istilah akademik yang umum digunakan, dan indikasi plagiarisme.

Proses pemeriksaan plagiarisme bertujuan memastikan bahwa naskah yang diajukan kepada Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak memiliki orisinalitas, mencantumkan sumber secara tepat, serta memenuhi prinsip etika akademik dan etika publikasi ilmiah.

Batas Similarity

Jurnal menetapkan batas maksimum 20% untuk tingkat kesamaan (similarity index) naskah yang diajukan. Persentase similarity tidak secara otomatis dianggap sebagai bukti plagiarisme, tetapi akan dievaluasi berdasarkan konteks dan isi laporan. Daftar pustaka, kutipan langsung yang telah dicantumkan secara benar, istilah teknis yang umum digunakan, serta kesamaan yang sah dapat dikecualikan atau dipertimbangkan secara proporsional dalam proses evaluasi editorial.

Apabila suatu naskah melebihi batas similarity atau ditemukan indikasi plagiarisme, tim editor dapat meminta penulis untuk melakukan perbaikan dan memberikan klarifikasi terhadap sumber-sumber yang memiliki kesamaan. Berdasarkan tingkat dan sifat pelanggaran yang ditemukan, naskah dapat ditolak sesuai dengan kebijakan editorial dan etika publikasi jurnal.

Melalui penerapan pemeriksaan plagiarisme secara sistematis, Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak berupaya menjaga orisinalitas publikasi ilmiah, memastikan penggunaan sumber akademik secara bertanggung jawab, serta mempertahankan kredibilitas dan integritas penelitian dalam bidang studi gender dan anak.