Implementasi Sustainable Development Goals oleh Kelompok FORLIKA dalam Mewujudkan Kesetaraan Gender dan Konservasi Ekosistem Laut Kampung Teluk Sulaiman The Implementation of the Sustainable Development Goals by the FORLIKA Group in Promoting Gender Equality and Marine Ecosystem Conservation in Teluk Sulaiman Village

Main Article Content

Hussein Hussein

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini menganalisis implementasi SDG 5 (kesetaraan gender) dan SDG 14 
(konservasi ekosistem laut) oleh Kelompok FORLIKA di Kampung Teluk Sulaiman. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka ecofeminisme, penelitian melibatkan 20 anggota FORLIKA (65% perempuan, 35% laki-laki) dan masyarakat pesisir. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta kajian laporan dan kebijakan terkait SDGs, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan keberhasilan integrasi kesetaraan gender dan konservasi laut melalui rehabilitasi mangrove dengan tingkat keberhasilan 85%;  pengelolaan Kawasan Konservasi Sigending seluas 1.500 hektar yang menurunkan praktik penangkapan ikan destruktif hingga 85%; dan pengembangan ekowisata berbasis masyarakat yang memberdayakan perempuan sebagai 
pemandu wisata dan pengelola homestay. Keterwakilan perempuan dalam kepengurusan mencapai 60% dengan posisi strategis dalam pengambilan keputusan. Penelitian merekomendasikan peningkatan dukungan pemerintah lokal, pelatihan berkelanjutan, kampanye mengatasi stigma sosial, adopsi teknologi pengelolaan sumber daya laut, dan penguatan kemitraan multi-stakeholder untuk keberlanjutan program. 
Kata Kunci:
Teluk Sulaiman; FORLIKA; SDGs; Pemberdayaan Perempuan;

ABSTRACT:
This study analyses the implementation of SDG 5 (gender equality) and SDG 14 (marine ecosystem conservation) by the FORLIKA Group in Teluk Sulaiman Village. Using a qualitative approach with an ecofeminism framework, the study involved 20 FORLIKA members (65% women, 35% men) and coastal communities. Data collection was conducted through in-depth interviews, participatory observation, and a review of reports and policies related to the SDGs, which were then analysed thematically. The results of the study show the successful integration of gender equality and marine conservation through mangrove rehabilitation with a success rate of 85%;  management of the 1,500-hectare Sigending Conservation Area, which has reduced destructive fishing practices by 85%; and the development of community-based ecotourism that empowers women as tour guides and homestay managers. Women's representation in management reached 60% with strategic positions in decision-making. The study recommends increased local government support, ongoing training, campaigns to address social stigma, adoption of marine resource management technologies, and strengthening multi-stakeholder partnerships for programme sustainability.


Keywords: Teluk Sulaiman; FORLIKA; SDGs; Women's Empowerment;


 

Article Details

Section

Articles