A Fiqh Muamalah Perspective on the Ratio Decidendi of Supreme Court Decision No. 155 K/Ag/2021 in Murabahah Dispute Resolution

Authors

  • Qoniatun Nadziroh Universitas Hasyim Asy'ari
  • Norma Fitria Universitas Hasyim Asy’ari

DOI:

https://doi.org/10.24235/fj56wj09

Abstract

This study examines the resolution of a debt dispute arising from a murabahah contract in Supreme Court Decision No. 155 K/Ag/2021, which involved a customer and PT Bank Sumut’s Karya Sharia Sub Branch. The dispute arose due to a breach of contract in the execution of the murabahah contract and was subsequently resolved through the Religious Court system. The research issues examined include: (1) What was the ratio decidendi of the Supreme Court panel in resolving the debt dispute arising from a murabahah contract at PT Bank Sumut’s Karya Sharia Sub Branch in Supreme Court Decision No. 155/K/Ag/2021? and (2) What is the perspective of fiqh muamalah on the ratio decidendi of the Supreme Court panel in Case No. 155 K/Ag/2021 regarding the resolution of a debt dispute at the Syariah Karya Branch of Bank Sumut’s Karya Sharia Sub Branch This study employs normative legal research through statutory, conceptual, and case-based approaches. The legal sources used were Supreme Court Decision No. 155 K/Ag/2021, relevant laws and regulations, and literature on fiqh muamalah. The findings indicate that the Supreme Court identified errors in the application of the law by the trial and appellate courts, particularly in declaring the lawsuit premature, even though the case concerned the parties’ rights and obligations under the murabahah contract rather than the cancellation of the auction. The Supreme Court further emphasized that rulings on sharia economic disputes must apply the principles of Islamic law, specifically the principle of ta’awun (mutual assistance).

Keywords: Murabahah Contract; Islamic Banking Disputes; Fiqh Muamalah; Ta’awun

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afandi, Setiya. “Prinsip Ta’Awun dan Implementasinya di Lembaga Asuransi Syariah.” Madani Syari'ah: Jurnal Pemikiran Perbankan Syariah 5, no. 2 (2022).

Anwar, Mukhlis Kaspul. “Implementasi Larangan Riba dalam Perbankan Syariah: Analisis Qs. Al-Baqarah Ayat 275-279." Jurnal Ekonomi dan Bisnis 6, no. 2 (2025).

Ariani, Sulpiati Zaenafi. “Implementasi Akad Murabahah pada Perbankan Syariah.” Journal of Sharia Economy and Islamic Tourism 3, no. 2 (2023).

Balad, Nabilah Amalia. “Prinsip Ta’awun dalam Konsep Wakaf dengan Perjanjian Sewa-Mewah Berdasarkan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf.” Jurnal Hukum Magnum Opus (2019).

Diah, Muhammad and Zulhamdi. “Implementasi Murabahah pada Perbankan Syariah.” Al-Hiwalah: Journal of Sharia Economic 1, no. 1 (2022).

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia. “Putusan No.155 K/Ag/2021.” (2021).

Fatakh, Abdul. “Analisis Prinsip-Prinsip Pembiayaan dan Produk-Produk Perbankan Syariah Berdasarkan Al-Qur'an dan Hadits dalam Integritas Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 Tentang Perbankan Syariah di Indonesia.” Inklusif (Jurnal Pengkajian Penelitian Ekobomi dan Hukum Islam) 4, no. 2 (2019).

Fatonah, Ade. “Analisis Kesesuaian Konsep dan Praktik Pembiayaan Murabahah di UJKS KPRI Harapan Sejahtera IAIN Syekh Nurjati Cirebon.” Inklusif (Jurnal Pengkajian Penelitian Syariah dan Ilmu Hukum) 2, no. 1 (2017).

Khairunnisa, Hafni, and Fadli Daud. “Penerapan Prinsip Pembiayaan Murabahah pada KSPPS BMT Nusa Ummat Sejahtera KC. Cirebon Tinjauan Perspektif Hukum Islam.” Inklusif: Jurnal Pengkajian Syariah dan Ilmu Hukum 7, no. 2 (2022).

Linus, Maureen. “Prinsip-Prinsip Hukum Islam dalam Ketatanegaraan Indonesia.” Hukum Adigama 4, no. 2 (2021).

Maghrobi, Zendi Ahmad, Ipmawan Muhammad Iqbal, and Murdianto. “Tolong-Menolong dalam Kebaikan dalam Al-Qur’An (Studi Penafsiran Ayat-Ayat Ta’Awun dalam Tafsir Al-Munir).” Bunyan al-Uum: Jurnal Studi Islam 1, no. 1 (2024).

Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2011.

Nugroho, Alvin Wahyu, Nofa Nafirotuzzulfa, and Ika Ajeng Lutfiyanti. “Analisis Akad Pembiayaan Murabahah pada Produk dan Layanan PT. BPRS Bhakti Sumekar.” Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah 6, no. 2 (2021).

Oktoviasari, Vera Ayu, Yuman Firmansyah, Amiruddin K, Syaharuddin. “Macam-Macam Akad dalam Penerapannya pada Lembaga Keuangan Syariah di Indonesia.” Ribhuna : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah 4, no. 2 (2025).

Perawati, P, Mursal, M, and Muhammad Fauzi. “Dynamics of Murabahah Disputes: Factor Analysis and Decisions of the Indonesian Religious Courts (2010-2024).” AL-FALAH: Journal of Islamic Economics 9, no. 2 (2024).

Putri, Fauziyah Mulyana, Nadia Saphira, Muhammad Miqdad, and Muhammad Jalil. “Telaah Fiqh Muamalah Terhadap Praktik Pembiayaan Murabahah di Lembaga Keuangan Syariah.” Media Riset Bisnis, Ekonomi, Sains, dan Terapan 1, no. 1 (2025).

Ramadhan, Akbar Putra. “Akad Murabahah dalam Perbankan Syariah: Konsep, Jenis, Penerapan, Perkembangan, dan Tantangan.” Mu’amalat : Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah 17, no. 1 (2025).

Rusmini. “Penerapan Prinsip Akuntansi Syariah dalam Transaksi Murabahah pada Industri Perdagangan.” Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam 6, no. 1 (2024).

Sauqi, Muhammad and Muhammad Aulia Rahman. “Prinsip Akad Murabahah di Lembaga Keuangan Syariah Perspektif Fikih Muamalah." Muawadah Jurnal Hukum Ekonomi Syariah 4, no. 2 (2025).

Soekanto, Soerjono and Sri Mamudji. Penelitian Hukum Normatif. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2024.

Wahid, Nur. Multi Akad dalam Lembaga Keuangan Syariah. Yogyakarta: Deepublish Publisher, 2019.

Downloads

Published

2026-06-19

Issue

Section

Articles

How to Cite

A Fiqh Muamalah Perspective on the Ratio Decidendi of Supreme Court Decision No. 155 K/Ag/2021 in Murabahah Dispute Resolution. (2026). INKLUSIF (JURNAL PENGKAJIAN PENELITIAN SYARIAH DAN ILMU HUKUM), 11(1), 34-49. https://doi.org/10.24235/fj56wj09