Portrait of Pesantren Education In Novel Ayat-Ayat Cinta 2 (Potret Pendidikan Pesantren Dalam Novel Ayat-Ayat Cinta 2)
DOI:
https://doi.org/10.24235/ileal.v3i2.2452Keywords:
education, figure, islamic, literature, novelAbstract
This study aims to (1) describe the role of pesantren education in Indonesia, and (2) to describe the elements of pesantren education result implemented by the main character in the novel Ayat-Ayat Cinta 2 by Habiburrahman El Shirazy. This research is in the form of descriptive qualitative with the approach of the sociology of literature. Data analysis in this research using content analysis. Data validity using triangulation theory. The results of this study show: First, pesantren education has played a great role in the development of the Indonesian nation, especially in terms of generating a religious and trustworthy generation, and acts as a social controller in society when there are deviations that are not in accordance with Islamic values. Second, the story in the novel Ayat-Ayat Cinta 2 by Habiburrahman El Shirazy shows elements of pesantren education outcomes with the achievement of the goals of faith and piety, noble character, develop science, and build Islamic life through the character of the main character. Novel Ayat-Ayat Cinta 2 by Habiburrahman El Shirazy provides education to the people through its beautiful, refined and full of Islamic values.
Â
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan peran pendidikan pesantren di Indonesia, dan (2) mendeskripsikan unsur-unsur hasil pendidikan pesantren yang diimplementasikan oleh tokoh utama dalam cerita novel Ayat-Ayat Cinta 2 karya Habiburrahman El Shirazy. Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis isi. Validitas data menggunakan triangulasi teori. Hasil penelitian ini menunjukkan: Pertama, pendidikan pesantren telah berperan banyak dalam pembangunan bangsa Indonesia terutama dalam hal melahirkan generasi yang religius dan amanah, serta berperan sebagai pengendali sosial di masyarakat saat terjadi penyimpangan-penyimpangan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam. Kedua, cerita di dalam novel Ayat-Ayat Cinta 2 karya Habiburrahman El Shirazy menunjukkan unsur-unsur hasil pendidikan pesantren dengan tercapainya tujuan iman dan takwa, akhlak mulia, mengembangkan ilmu pengetahuan, dan membangun kehidupan islami melalui karakter tokoh utamanya. Novel Ayat-Ayat Cinta 2 karya Habiburrahman El Shirazy memberikan edukasi kepada masyarakat melalui ceritanya yang indah, halus, dan penuh dengan nilai-nilai keislaman.
References
Alim, M. (2011). Pendidikan Agama Islam Upaya Pembentukan Pemikir dan Kepribadian Muslim. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Atmojo, A. E. P. (2014). Pesantren dalam Budaya Pendidikan. Ibda, 12(2), 172-184.
Endraswara, S. (2013). Sosiologi Sastra: Studi, Teori, dan Interpretasi. Yogyakarta: Penerbit Ombak.
Huda, N. (2015). Sejarah Sosial Intelektual Islam di Indonesia. Jakarta: Rajawali Press.
Isnaniah, S. (2013). Representasi Ajaran Islam Dalam Novel Habiburrahman El Shirazy. Yogyakarta: Idea Press.
Manshur, F. M. (2011). Perkembangan Sastra Arab dan Teori Sastra Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Moleong, L. J. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Muhaimin. (2009). Rekonstruksi Pendidikan Islam: Dari Paradigma Pengembangan, Manajemen Kelembagaan, Kurikulum hingga Strategi Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Nofiaturrahmah, F. (2014). Melacak Peran Kyai-Santri dalam Politik Kebangsaaan di Indonesia. Islamic Review, 3(1), 4.
Paturohman, I. (2012). Peran Pendidikan Pondok Pesantren dalam Perbaikan Kondisi Keberagaman di Lingkungannya. Tarbawi, 1(1), 65.
Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Keagamaan.
Syafri, U. A. (2012). Pendidikan Karakter Berbasis Al-Quran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Taufiq, A., dkk. (2011). Pendidikan Agama Islam. Surakarta: Yuma Pustaka.
Wellek, R & Warren, A. (2014). Teori Kesusastraan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Zuhriy, M. S. (2011). Budaya Pesantren dan Pendidikan Karakter Pada Pondok Pesantren Salaf. Walisongo, 19(2), 287-310.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Indonesian Language Education and Literature

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- The journal retains the copyright of the work and publishes it under the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY), which permits others to share, adapt, and use the work with proper acknowledgment of the authorship and initial publication in this journal.Â
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work.