Reorientasi Pendidikan Seks Berbasis Keislaman dalam Mewujudkan Sekolah Ramah Anak di Kabupaten Cirebon
DOI:
https://doi.org/10.24235/prophetic.v7i1.18350Keywords:
Reorientasi, Pendidikan Seks, Sekolah Ramah AnakAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya problematika kasus kekerasan seksual yang terjadi belakangan ini, khususnya yang terjadi pada anak-anak di tingkat sekolah dasar. Meningkatnya kasus kekerasan seksual anak merupakan bukti nyata bahwa di sekolah belum menjadi tempat yang nyaman dan ramah bagi anak. Oleh karena itu, untuk meningkatkan sekolah yang ramah dan nyaman pada anak dibutuhkan pendidikan seks berbasis nilai-nilai keislaman. Maka dari itu orientasi atau cara pandang sekolah, orang tua dan siswa terhadap pendidikan seks harus benar-benar difahami dengan baik. Implementasi pendidikan seks berbasis keislaman di tingkat sekolah dasar terintegrasi di dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah dasar dan mata pelajaran fikih di Madrasah Ibtidaiyah. Pemberian materi pendidikan seks berbasis nilai-nilai keislaman yang terintegrasi di dalam pelajaran agama sangat penting diberikan pada siswa di tingkat sekolah dasar dalam upaya pembentukan kepribadian anak, mengurangi penyimpangan seksual dan mencegah terjadinya kekerasan seksual. Sehingga sekolah tersebut benar-benar menjadi sekolah yang ramah terhadap anak.
References
Aang Mahyani. (2017). Pendidikan Seks untuk Anak Usia Sekolah Dasar dalam Persfektif Islam. Jurna BioEd, 7(1), hlm. 1-15.
Abdullah Nashih Ulwan dan Hassan Hathout. (2014). Pendidikan Seks Menurut Islam. Bandung: PT. Rosdakarya.
Abidin, A. A., & Luthfi, M. (2016). Urgensi Pendidikan Seks Pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah Dalam Upaya Pencegahan Perilaku Penyimpangan Seksual Di Kabupaten Jombang. Jurnal Ilmiah Didaktika : Media Ilmiah Pendidikan dan Pengajaran, 17(1), hlm. 18-37.
Ade Setiawan, Pendidikan SeksPada Anak (Studi Perbandingan Pemikiran Abdullah Nashih Ulwan dan Yusuf Madani. (2019). Tesis Prodi Pendidikan Agama Islam Pascasarjana IAIN Purwokerto.
Anugrah Sulistiyowati, dkk. (2018). Psikoedukasi Seks: Meningkatkan Pengetahuan Untuk Mencegah Pelecehan Seksual pada Anak Prasekolah. Jurnal JIPT, 6(1).
Hakiki, M. (2015). Hadits-hadits Tentang Pendidikan Seksâ€. Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu al-Qur'an dan al-Hadits, 9(1).
Hasan Hathout (2016). Pendidikan Seks Islam. Jakarta: Pustaka Zahra.
Hikmatu Ruwaida. (2019). Strategi Pembelajaran Fiqih Thaharah di SDN Mundar Kecamatan Lampihong Kabupaten Balangan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 3(2).
Jaja Suteja. (2017). Model Kokunikasi Pendidikan Seks Islami dalam Persfektif Psikologi Islam. Jurnal Orasi, 8(1).
Jhon W. Creswell. (2017). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta. Pustaka Pelajar.
Mutimmatul Faidah. (2010). Integrasi Pendidikan Seks dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam, Disertasi pada Program Pascasarajana IAIN Sunan Ampel.
Norman Blaike. (2000). Designing Sosial Research. USA: Blackwell Publisher.
Ratnasari Diah Utami, dkk. (2017). Implementasi Penerapan Sekolah Ramah Anak pada Penyelenggaraan Pendidikan Sekolah Dasar. Procedding Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.
R. Justicia. (2016). Program Underwear Rules untuk Mencegah Kekerasan Seksual Pada Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 9(2), 217-232.
Silmy MSY. (2019). Makalah Sex Education dalam Islam, www.parentingid.com, 2019, diakses pada tanggal 24 November 2019.
Syarifah Gustiawati Mukri,.2015. Pendidikan Seks Usia Dini Dalam Perspektif Hukum Islam. Fakultas Agama Islam UIKA Bogor. Jurnal Ilmu Syariah, 3(1). hlm.1-20.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, R dan D (Cet. 3). Bandung: Alfabeta.
Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Jakarta : TP, 2003
Zakiyah Daradjat. (2008). Problema Remaja Indonesia. Jakarta: Bulan Bintang.
Downloads
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Prophetic : Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Proposed Policy for Journals That Offer Open Access
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Proposed Policy for Journals That Offer Delayed Open Access
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication, with the work [SPECIFY PERIOD OF TIME] after publication simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).