Implementasi Pendidikan Seks bagi Remaja dalam Perspektif Islam dan Psikologi Pendidikan

Authors

  • Jaja Suteja IAIN Syekh Nurjati Cirebon
  • Komariah Komariah SMA Negeri 1 Astanajapura Kab. Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.24235/prophetic.v2i2.5812

Keywords:

Pendidikan Seks, Remaja, Perspektif Islam, Psikologi Pendidikan.

Abstract

Maraknya penyimpangan-penyimpangan seksual di kalangan remaja yang terjadi di masyarakat merupakan suatu fenomena alamiah yang tidak bisa dihindari baik bagi orang tua, guru, kepala sekolah, tokoh agama  maupun masyarakat. Hal ini disebabkan, karena kurangnya pembinaan dan bimbingan secara khusus oleh pihak-pihak terkait terutama bimbingan dari kedua orang tuanya. Pendidikan seks yang benar perlu diajarkan oleh setiap orang tua kepada anak-anaknya sejak anak mengenal lingkungan, sampai menginjak dewasa. Pendidikan seks bagi anak dan remaja tidak harus merasa ditabukan lagi sepanjang pada garis yang telah ditentukan oleh kaidah-kaidah Islam dan norma yang berlaku di masyarakat.Pendidikan seks banyak dikaji oleh berbagai tokoh intelektual muslim. Sebagian besar, berpendapat bahwa penerapan pendidikan seks bagi remaja penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, karena pendidikan seks merupakan salah satu solusi alternatif dalam mengurangi perilaku penyimpangan-penyimpangan seksual khususnya di kalangan remaja. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pendidikan seks bagi remaja dalam tinjauan psikologi pendidikan Islam sangat penting untuk diterapkan dan dilaksanakan oleh para orang tua, guru, dan para pendidik lainnya baik di rumah maupun di sekolah. Karena dengan adanya pendidikan seks, bagi remaja akan mampu mengurangi terjadinya penyimpangan-penyimpagan seksual yang sering terjadi di kalangan remaja. Pendidikan seks ini tidak mengajarkan tentang bagaimana caranya berhubungan intim antar lawan jenis khususnya kepada para remaja, melainkan merupakan bagian dari upaya preventif dalam mencegah penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di kalangan remaja, termasuk di dalamnya penyimpangan seksualitas.

Author Biography

  • Jaja Suteja, IAIN Syekh Nurjati Cirebon
    Program Studi Bimbingan Konseling Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah

References

Abdullah, Haidar. (2003). Kebebasan seksual dalam Islam. Zahra Publishing House.

Adawy, Musthafa al-’. (2016). Fikih Pendidikan Anak: Membentuk Kesalehan Anak Sejak Dini. Qisthi Press.

Arna, Antarini Pratiwi. (2005). Kekerasan terhadap anak di mata anak Indonesia: hasil konsultasi anak tentang kekerasan terhadap anak di 18 provinsi dan nasional. Yayasan Pemantau Hak Anak.

Azalia, Mira Humaira. (2015). Perilaku Menyimpang Di Kalangan Remaja Di Panti Sosial Marsudi Putra Handayani Bambu Apus Jakarta Timur Juli. http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/27086.

Baharits, Adnan Hasan Shalih. (1998). Penyimpangan Seksual Pada Anak. Gema Insani.

Bertens, Kees. (2006). Psikoanalisis Sigmund Freud. Gramedia Pustaka Utama.

Budisuari, Made Asri, and Andryansyah Arifin. (2005). Pengembangan Model Kesehatan Reporduksi Remaja (KRR). Buletin Penelitian Sistem Kesehatan 8 (1 Juni). https://doi.org/10.22435/bpsk.v8i1 Jun.1831.

Fathunaja, Anji. (2015). Reorientasi Pendidikan Seks Terhadap Anak Usia Remaja Di Sekolah (Memadukan Sains dan Agama dalam Pembelajaran). JURNAL JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) 1 (1):104–24.

Safrudin, Aziz. (n.d). Pendidikan Seks Perspektif Terapi Sufistik Bagi LGBT. Penerbit Ernest.

Qibtiyah, Alimatul. (2006). Paradigma Pendidikan Seksualitas: Perspektif Islam Teori Dan Praktik. Yogyakarta: Kurnia Kalam Semesta.

Simanjuntak, Bungaran Antonius. (2013). Harmonious Family: Upaya Membangun Keluarga Harmonis. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Downloads

Issue

Section

Articles