PENDIDIKAN ISLAM DAN PERUBAHAN SOSIAL (Upaya Mengoptimalkan Kurikulum Berbasis Kompetensi Pendidikan Agama Islam)
DOI:
https://doi.org/10.24235/tarbawi.v4i2.4894Abstract
Abstrak:
Pendidikan dan masyarakat merupakan dua variable yang tidak dapat dipisahkan, hubungan antara pendidikan dan masyarakat tidaklah bersifat linier, melainkan hubungan timbal balik ( simbiosis) dan bentuk hubungan antara pendidikan dan masyarakat, dapat dipastikan bahwa perubahan yang terjadi terhadap masyarakat akan mempengaruhi pendidikan. Demikian juga sebaliknya, perubahan yang terjadi dalam pendidikan akan mempengaruhi pola kehidupan masyarakat. Secara teoritik, masyarakat berubah dari masyarakat tradisional menuju masyarakat modern. Oleh karenanya pendidikan pun akan mengalami perubahan yang kurang lebih serupa dengan perubahan dalam masyarakat, berubah dari pendidikan tradisional kepada pendidikan modern.
Â
Abstract
           Education and society are two variables that cannot be separated, the relationship between education and society is not linear, but rather a reciprocal relationship (symbiosis) and the form of the relationship between education and society, it can be ascertained that changes that occur in society will affect education. Likewise, vice versa, changes that occur in education will affect the pattern of people's lives. Theoretically, society changes from traditional society to modern society. Therefore education will also experience changes that are more or less
References
DAFTAR KEPUSTAKAAN.
Sutari Imam Barnadib, Pengantar Ilmu Pendidikan Sistematis, (Yogjakarta: Andi Offset, 1986), h. 76-77.
Pervez Hoodbhoy, Islam dan Sains Pertarungan Menegakkan Rasionalitas, trj. Luqman, ( Bandung: Pustaka, 1997)., h. 5
Departemen P dan K, Kamus Besar Bahasa Indonesia, ( Jakarta: PN. Balai Pustaka, 1995), cet. Ke-7, h. 1094.
Vebrianto ST.Pengantar Perencanaan Pendidikan, (Yogjakarta: Andi Offset, 1998), h. 8-9.
Muhammad Tolchah Hasan, Prospek Islam dalam Menghadapi Tantangan Zaman, (Jakarta: Bangun Prakarya, 1986)., h. 43-44.
QS. Al-Baqarah, 30.
QS. Al-Hasyr: 18
Baroroh Baried, Kedudukan Ilmu Pengetahuan dalam Konteks Masa Kini dan Masa Mendatang, dalam Filsafat Ilmu dan Perkembangannya, M. Thoyib (Ed). ( Surakarta: Muhamadiyah Universitas Press, 1994). H. 85-89.
Kuntowijoyo.,Interpretasi Islam- Interpretasi Untuk Aksi, (Bandung: Mizan, 1991)., h. 165.
Abdul Fatah Jalal, Azaz-Azas Pendidikan Islam, terj. Herry Noer Aly. (Bandung: Diponegoro, 1994)., h. 30.
QS.29: 45
Hadari Nawai dan Mimi Martini, Manusia Berkualitas, ( Yogjakarta: Gajah Mada University Press., 1994)., h. 57-58.
Sayyid Quthb, Fi Zhilal al-Qur’an, ( Bairut : Dar al-Syuruq, 1975)., h. 19.
Hasan Langgulung, Manusia dan Pendidikan : Suatu Analisa Psikologis dan Pendidikan, ( Jakarta: Pustaka al-Husna, 1986)., h. 3.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Mahfud Mahfud

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this Journal agree to the following terms:
- Author retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allow others to share the work within an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication of this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangement for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g. acknowledgement of its initial publication in this journal).
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g. in institutional repositories or on their websites) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published works.