Analisis Semi-Kuantitatif Kesadahan Air pada Berbagai Sumber Menggunakan Metode Uji Sabun Batang

Authors

  • Ulil Abshoori Program Studi Tadris Kimia, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia
  • Rini Wijayanti Program Studi Tadris Kimia, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia
  • Nur Amalia Program Studi Tadris Kimia, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia
  • Laita Nurjannah Program Studi Tadris Kimia, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia

Keywords:

Kesadahan Air, Sabun Batang, Air Sumur, Air PDAM, Analisis Semi-Kuantitatif

Abstract

Penelitian ini bertujuan membandingkan tingkat kesadahan air mineral, air sumur, dan air PDAM secara semi-kuantitatif melalui metode uji sabun batang. Kesadahan air merupakan parameter kimia penting yang ditentukan oleh konsentrasi ion kalsium (Ca2+) dan magnesium (Mg2+). Metode semi-kuantitatif dalam penelitian ini dilakukan dengan mengamati dua parameter terukur: durasi stabilitas busa (detik/menit) dan jumlah endapan (scum) yang terbentuk setelah pengocokan. Setiap pengujian dilakukan sebanyak tiga kali ulangan (n=3) dengan 0,1 gram serpihan sabun batang yang dilarutkan dalam 200 mL sampel air pada suhu ruang (±25°C). Hasil pengamatan menunjukkan bahwa air sumur memiliki tingkat kesadahan tertinggi, ditandai dengan pembentukan endapan sangat banyak dan busa yang langsung pecah (0 detik). Air PDAM menunjukkan tingkat kesadahan menengah (busa bertahan rata-rata 4 detik), sedangkan air mineral dikategorikan sebagai air lunak (busa bertahan rata-rata 13 menit). Temuan ini mengonfirmasi korelasi antara jenis sumber air dan formasi geologis terhadap kandungan mineral terlarut. Metode sabun batang terbukti efektif sebagai instrumen skrining awal kualitas air yang ekonomis dan mudah diaplikasikan, meskipun memiliki keterbatasan dalam hal presisi kuantitatif dibandingkan metode titrasi kompleksometri standar.

References

Alisya, N. N., Rahmawati, D., & Pratama, R. (2020). Studi kadar kesadahan total pada air minum dalam kemasan. Window of Public Health Journal, 1(3), 210–216.

Amelia, S. R., & Prakoso, E. N. J. (2023). Analisis kadar kesadahan total pada air sumur dan air PDAM metode kompleksometri di Kaliabang Bekasi. Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat, 4(2), 115–120.

American Public Health Association (APHA). (2017). Standard methods for the examination of water and wastewater (23rd ed.). APHA Press.

Herdini, H., Sari, R., & Putra, A. (2023). Analisis kesadahan air sumur tanah di Jakarta Utara. Jurnal Teknik Lingkungan, 7(2), 45–52.

Rahmatullah, A., & Dewangga, M. (2025). Analisis pengujian kualitas air sumur bor, air galon R.O., dan air PDAM berdasarkan pengukuran pH, kekeruhan (turbidity), dan total dissolved solids (TDS). Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 13(2), 57–73.

Sutrisno, T. (2021). Teknologi penyediaan air bersih dan permasalahan kesadahan pada sistem distribusi perkotaan. Rineka Cipta.

Tarigan, I. L. (2019). Dasar-dasar kimia air makanan dan minuman. Media Nusa Creative.

Downloads

Published

2026-05-27

How to Cite

Analisis Semi-Kuantitatif Kesadahan Air pada Berbagai Sumber Menggunakan Metode Uji Sabun Batang. (2026). Research and Practice of Educational Chemistry, 4(02), 1-3. https://journal1.uinssc.ac.id/index.php/respec/article/view/24186