Pengaruh Jenis Kulit Jeruk Manis dan Jeruk Nipis terhadap Intensitas Aroma Parfum Alami

Authors

  • Raisa Nurfazila Program Studi Tadris Kimia, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
  • Widia Maharani Program Studi Tadris Kimia, UIN Siber Syekh nurjati Cirebon
  • Kartimi Kartimi Program Studi Tadris Kimia, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon https://orcid.org/0000-0003-3131-3539
  • Khairul Anwar Program Studi Pendidikan Kimia, Universitas Lampung, Kota Bandar Lampung, Indonesia

Keywords:

parfum alami, kulit jeruk nipis, kulit jeruk manis, minyak atsiri, intensitas aroma

Abstract

Kulit jeruk sebagai limbah organik berpotensi dimanfaatkan menjadi parfum alami, tetapi perbedaan jenis jeruk diduga memengaruhi kualitas aroma yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perbedaan kulit jeruk manis (Citrus sinensis) dan jeruk nipis (Citrus aurantifolia) terhadap intensitas dan ketahanan aroma parfum alami. Ekstraksi senyawa aromatik dilakukan dengan metode rebus pada suhu 80–90°C. Parfum diformulasi menggunakan etanol 70%, gliserin sebagai fiksatif, dan minyak atsiri bunga. Pengujian organoleptik dilakukan oleh tiga panelis, meliputi intensitas aroma, ketahanan aroma selama tiga jam pada kain putih, dan uji noda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parfum kulit jeruk nipis memiliki intensitas aroma lebih tinggi dengan skor rata-rata 4,6 dibandingkan parfum kulit jeruk manis dengan skor rata-rata 3,2. Pada uji ketahanan, parfum kulit jeruk nipis masih tercium setelah tiga jam, sedangkan parfum kulit jeruk manis sudah sangat samar. Parfum kulit jeruk nipis juga tidak meninggalkan noda pada kain putih. Dengan demikian, kulit jeruk nipis lebih berpotensi sebagai bahan baku parfum alami karena menghasilkan aroma yang lebih kuat dan tahan lama.

References

Abdullah, A., Haron, N., Yusof, H., Camalxaman, S. N., Mohamed, E., & Rambely, A. S. (2023). Antioxidant potential and phytochemical content from peels of three different citrus species: A mini review. MyJurnal Malaysian Citation Centre, 1-8.

Ariani, S. R. D., Purniasari, L., Basyiroh, U., & Evangelista, E. (2022). Chemical composition, antibacterial and antioxidant activities of essential oils from peels of four citrus species growing in Indonesia. Journal of Essential Oil-Bearing Plants, 25(4), 741-757. https://doi.org/10.1080/0972060X.2022.2119890

Eryani, M. C., & Aditama, A. P. R. (2022). Pengaruh variasi konsentrasi gliserin sebagai humektan terhadap sifat fisik sediaan obat kumur daun asam jawa (Tamarindus indica L.). Jurnal Ilmiah Farmasi Akademi Farmasi Jember, 5(2), 1-6.

Gaol, B. L., Yuandani, Y., & Wiraseptama, A. (2025). Uji antibakteri formula liposom minyak atsiri kulit jeruk kasturi (Citrus microcarpa) dan kulit jeruk lemon (Citrus limon). Jurnal Ners, 10(1), 41-49.

Ginting, Z., Ishak, I., & Ilyas, M. (2021). Analisa kandungan patchouli alcohol dalam formulasi sediaan minyak nilam Aceh Utara (Pogostemon cablin Benth) sebagai zat pengikat pada parfum (eau de toilette). Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 10(1), https://doi.org/10.29103/jtku.v10i1.4162 12-23.

Lestari, D., Vidayanti, E., & Jumari, A. (2020). Lilin aromaterapi dari minyak atsiri kulit jeruk manis (Citrus sinensis). Equilibrium Journal of Chemical Engineering, 3(2), 69-73.

Mirnawati, M., Mu'min, N., & Yunus, M. (2021). Terpenoid compounds of lime (Citrus aurantifolia) peel by using gas chromatography mass spectrometry (GCMS) method. Indo. Chim. Acta, 14(2), 1-6.

Mohammed, I. O., Alrasheid, A. A., & Ayoub, S. M. H. (2024). GC-MS analysis and study of the antimicrobial activity of Citrus paradisi, Citrus aurantifolia, and Citrus sinensis peel essential oils as hand sanitizer. Journal of Chemistry, 2024, Article 4957712. https://doi.org/10.1155/2024/4957712

Mojo, T., Sutrisno, & Marfuah, S. (2024, August). Chemical content and pharmacology of sweet orange (Citrus sinensis) fruit peel: A review. In E3S Web of Conferences (Vol. 481, p. 06002). EDP Sciences. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202448106002

Mubarok, Z., Aulia, A. F., Listiowati, E., Pristian, C. P., & Fikroh, R. A. (2023). Analisis kandungan. senyawa minyak atsiri pada komoditas kulit buah jeruk dalam berbagai macam metode distilasi. Fullerene Journal of Chemistry, 8(2), 44-52.

Mukhtar, M., Ridho, D., Suherman, S., & Khair, H. (2026). Karakteristik minyak atsiri dari kulit jeruk manis, kulit jeruk purut, dan kulit jeruk bali dengan metode distilasi. Jurnal Rekayasa Material, Manufaktur dan Energi, 9(1).

Nerdy, N., Zebua, N. F., Nadia, S., Tambunan, K., Zahra, F., & Bakri, T. K. (2025). Benefit of volatile organic compounds in Citrus species. Forte Journal, 5(1), 66-74.

Primadina, N. (2021). Parfum atsiri: Manfaat dan kelebihan vs parfum sintetik. Dalam Minyak atsiri: Produksi dan aplikasinya untuk kesehatan (hlm. 122-141).

Singh, B., Singh, J. P., Kaur, A., & Yadav, M. P. (2021). Insights into the chemical composition and bioactivities of citrus peel essential oils. Food Research International, 143, 110231. https://doi.org/10.1016/j.foodres.2021.110231

Wardani, F. D., Sukohar, A., Afriyani, A., & Oktarlina, R. Z. (2024). Review artikel: Pemanfaatan kulit. jeruk sebagai antioksidan dalam sediaan-sediaan farmasi. Sains Medisina, 2(4), 118-126.

Zulfiningrum, A. T. R. (2024). Analisis Big Five Personality dalam pemilihan parfum. Jurnal Profession, 2(1), 1-8.

Downloads

Published

2026-06-09

Issue

Section

Articles

How to Cite

Pengaruh Jenis Kulit Jeruk Manis dan Jeruk Nipis terhadap Intensitas Aroma Parfum Alami. (2026). Research and Practice of Educational Chemistry, 3(1), 12-19. https://journal1.uinssc.ac.id/index.php/respec/article/view/24322