Fermentasi Ampas Kelapa Sebagai Inovasi Produk Analog Tempe Berbasis Limbah Organik

Authors

  • Suci Daniawati Program Studi Tadris Kimia, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
  • Susan Pebriyani Program Studi Tadris Kimia, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
  • Kartimi Kartimi Program Studi Tadris Kimia, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
  • Mayang Devani Dwi Nanda Program Studi Analisis Kimia, Politeknik AKA Bogor, Bogor, Indonesia

Keywords:

ampas kelapa, fermentasi, tempe alternatif, Rhizopus sp., limbah organik

Abstract

Ampas kelapa merupakan limbah organik hasil pengolahan santan yang masih mengandung serat, lemak, protein, dan karbohidrat sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pangan alternatif. Penelitian mini riset ini bertujuan mengkaji kemungkinan pemanfaatan ampas kelapa sebagai bahan dasar produk analog tempe melalui fermentasi menggunakan ragi tempe (Rhizopus sp.). Penelitian dilakukan dengan tiga formulasi, yaitu 100% ampas kelapa (V1), 70% ampas kelapa : 30% kedelai (V2), dan 50% ampas kelapa : 50% kedelai (V3). Setiap formulasi diinokulasi dengan ragi tempe sebanyak 0,4 gram dan difermentasi selama 24 jam pada suhu ruang. Tahapan pembuatan meliputi perendaman dan perebusan kedelai, pengukusan bahan, pendinginan, inokulasi ragi, pengemasan, serta inkubasi. Hasil pengamatan visual menunjukkan bahwa seluruh variasi mengalami pertumbuhan miselium, tetapi kualitas tekstur dan kerapatan miselium berbeda antarkomposisi. Formulasi V3 menghasilkan tekstur paling kompak dan pertumbuhan miselium paling merata, sedangkan V1 menunjukkan fermentasi yang lebih terbatas. Temuan ini menunjukkan bahwa ampas kelapa dapat dimanfaatkan sebagai substrat fermentasi, namun penambahan kedelai masih diperlukan untuk menghasilkan produk analog tempe dengan mutu fisik yang lebih baik. Penelitian lanjutan diperlukan untuk menguji kandungan gizi, keamanan mikrobiologis, dan penerimaan organoleptik produk.

References

Adebowale, O. J., & Ajibode, O. O. (2022). Fortification of cassava starch with coconut residue: Effects on flours’ functional properties and products’ (tapioca meals) nutritional and sensory qualities. Natural Resources for Human Health, 2(2), 200–207. https://doi.org/10.53365/nrfhh/144352

Iskandar, A., & Darusalam, L. Y. (2020). Karakteristik nira kelapa fermentasi dengan metoda fermentasi moromi. Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 30(2), 244-254.

Kristiadi, O. H. (2022). Tempe sebagai pangan fermentasi khas Indonesia: Literature review. Jurnal Andaliman: Jurnal Gizi Pangan, Klinik dan Masyarakat, 2(2), 1-8.

Moehady, B. I., & Hidayatulloh, I. (2020). Proses pembuatan minyak kelapa murni dengan menggunakan Rhizopus oligosporus. METANA, 16(1), 11-18.

Nafisah, N., Anjani, G., & Afifah, D. N. (2024). A review of non-soy tempeh and potential benefits in metabolic syndrome. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(2), 786–805. https://doi.org/10.30604/jika.v9i2.2772

Sari, R., & Fitriani, N. (2022). Fermentasi pangan lokal berbasis limbah organik untuk mendukung ketahanan pangan. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 15(2), 88-96.

Sudarmi, N., Aswandi, & Mofu, B. (2020). Peningkatan kualitas ampas kelapa melalui fermentasi dengan suplemen organik cair sebagai pakan ayam kampung. Wahana Peternakan, 4(2), 55-63.

Supratiwi, E., Zulnazri, Z., Hakim, L., Kurniawan, E., & Muhammad, M. (2023). Pembuatan tempe berbahan dasar ampas tahu dengan proses fermentasi menggunakan ragi Rhizopus oryzae. Chemical Engineering Journal Storage, 3(1), 1-7.

Utari, D., & Rahman, A. (2023). Pemanfaatan Rhizopus sp. dalam pengolahan pangan fermentasi tradisional. Jurnal Biologi Tropis, 23(1), 54-61.

Widianingrum, D. C. (2021). Potensi limbah kelapa sebagai bahan baku pangan fungsional. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 9(3), 145-152.

Yarlina, V. P., Hati, S., Putri, S. P., Fukusaki, E., & Bamba, T. (2026). Unraveling tempeh through omics: A scoping review of microbial ecology, biochemistry, and function. npj Science of Food.

Downloads

Published

2024-12-18

How to Cite

Fermentasi Ampas Kelapa Sebagai Inovasi Produk Analog Tempe Berbasis Limbah Organik. (2024). Research and Practice of Educational Chemistry, 3(2), 18-21. https://journal1.uinssc.ac.id/index.php/respec/article/view/24377