Pengaruh Aktivitas Keagamaan terhadap Perilaku Sosial Remaja Usia 13-18 Tahun di Blok 1 Desa Gembongan Induk Kecamatan Babakan Kabupaten Cirebon

Authors

  • Ahmad Safiq Latifi IAIN Cirebon
  • Suklani Suklani IAIN Cirebon
  • Suteja Suteja IAIN Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.24235/tarbawi.v3i1.2853

Abstract

                                                            ABSTRAK

Banyaknya aktivitas keagamaan seperti jamiahan remaja setiap malam jum’at, kegiatan ngaji di Mushola dan di Rumah, dll. Tetapi dengan  banyaknya aktivitas keagamaan di Desa Gembongan Induk Blok 1 tersebut semakin banyak pula perilaku sosial remaja usia 13-18 tahun yang menyimpang. Hal ini tidak bisa dibiarkan karena akan berdampak buruk kepada generasi yang akan datang di Desa Gembongan Induk Blok 1 tersebut, kalau saja dibiarkan anak-anak yang masih kecil akan terbawa lingkungan yang kurang baik akibat dari remaja yang berperilaku sosial kurang baik di Desa Gembongan Induk Blok 1 tersebut. Aktivitas keagamaan yang di dalamnya berisi tentang pengajaran agama Islam bertujuan siapapun yang mengikuti aktivitas kegamaan tersebut dapat memiliki akhlak yang mulia, bisa mencerminkan perilaku sosialnya dengan baik karena sudah mengikuti aktivitas kegamaan, karena nilai-nilai yang terkandung didalam akivitas keagamaan berisi tentang nilai-nilai kebaikan. Tujuan penelitian dalam skripsi ini adalah untuk: 1) Mengetahui aktivitas keagamaan di Desa Gembongan Induk Blok 1 Kecamatan Babakan Kabupaten Cirebon; 2) Mengetahui perilaku sosial remaja usia 13-18 tahun di Desa Gembongan Induk Blok 1 Kecamatan Babakan Kabupaten Cirebon; 3) mengetahui pengaruh aktivitas keagamaan terhadap perilaku sosial remaja usia 13-18 tahun di Desa Gembongan Induk Blok 1 Kecamatan Babakan Kabupaten Cirebon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif asosiatif (hitungan) dengan menggunakan pendekatan empirik/ lapangan. Adapun teknik-tekniknya antara lain: 1) Pengumpulan data, dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan angket; 2) Analisis data hasil penelitian, dengan menggunakan prosentase. Sedangkan untuk mengetahui pengaruh menggunakan uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa: Aktivitas keagamaan dikategorikan Baik terbukti dari hasil angket yang menunjukan nilai prosentase 83% dan skor rata-ratanya sebesar 83,25. Perilaku sosial remaja usia 13-18 tahun dikategorikan Baik terbukti dari hasil angket yang menunjukan nilai prosentase 75% dan skor rata-rata 75,25. Terdapat pengaruh yang signifikan antara aktivitas keagamaan terhadap perilaku sosial remaja usia 13-18 tahun diperoleh nilai sebesar 0,73 karena berada pada interval 0,70-0,90.

References

Arifin, Bambang Syamsul, 2015, Psikologi Sosial, Bandung: CV Pustaka

Setia

Ali dan Asrori, 2004, Psikologi Remaja, Jakarta: PT Bumi Aksara

Aminuddin, dkk, 2006, Membangun Karakter dan Kepribadian melalui Pendidikan Agama Islam, Yogyakarta: Graha Ilmu

Ali, Abdullah. 2005, Sosiologi Islam, Cirebon: TP

Daradjat, Zakiah, dkk, 2008, Metodik Khusus Pengajaran Agama Islam, Jakarta: PT Bumi Aksara

Jahja, Yudrik, 2011, Psikologi Perkembangan, Jakarta: Kencana

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Kamus versi online/daring (dalam jaringan), (https://kbbi.web.id/aktif, diakses tanggal 29 Desember 2017)

Lubis, Ridwan, 2015, Sosiologi Agama Memahami Perkembangan Agama dalam Interaksi Sosial, Jakarta: Prenadamedia Group

Suharsimi, 2013, Prosedur Penelitian, Jakarta: Rineka Cipta.

Syafaat, TB. Aat, dkk, 2008, Peranan Pendidikan Agama Islam Dalam Mencegah Kenakalan Remaja (Juvenile Delinquency), Jakarta: Rajawali Pers

Subana, dkk, 2000, Statistik Pendidikan, Bandung: Pustaka Setia

Sugiyono. 2015, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Bandung: Alfabeta

Daradjat, Zakiah. 2016, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Sudijono, Anas. 2014. Pengantar Statistika Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers

Downloads

Published

2018-08-03

Issue

Section

Articles