Pembelajaran Bahasa Arab di Pondok Modern Darussalam Gontor
DOI:
https://doi.org/10.24235/ibtikar.v7i2.3319Keywords:
Arabic Language Learning, Arabic Language, Gontor, Language EnvironmentAbstract
Abstrak
Artikel ini menegaskan bahwa pembelajaran bahasa Arab di Pondok Modern Darussalam Gontor sangat integratif. Pembelajaran Bahasa Arab yang diajarkan di kelas-kelas terintegrasi dengan kehidupan keseharian para santri baik di asrama maupun di lingkungan pesantren dan sekitarnya. Pembelajaran bahasa Arab tidak hanya diajarkan di kelas-kelas namun juga diajarkan di asrama setiap paginya dan di setiap sudut pesantren santri dapat menemukan pembelajaran berbahasa. Pembelajaran bahasa Arab bagi Gontor tidak cukup. Para santri juga ditekankan untuk secara konsisten menerapkan bahasa Arab dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakannya dalam komunikasi. Konsekwensi dari inkonsistensi santri dalam berbahasa Arab akan menuai hukuman baik di tingkat asrama maupun di tingkat lintas asrama atau lembaga bahasa pusat. Sehingga lingkungan berbahasa di Gontor yang mencakup lima kompetensi, yakni berbicara, mendengar, menulis, membaca dan mengajar dapat diraih secara baik.
Kata Kunci: Pembelajaran Bahasa Arab, Bahasa Arab, Gontor, Lingkungan Berbahasa
Abstract
This article confirms that learning Arabic in Pondok Modern Darussalam Gontor is very integrative. Arabic learning is taught in an integrated classroom with the daily lives of students both in the dormitories and in the pesantren and its surroundings. Learning Arabic is not only taught in class but also taught in dormitories every morning and in every corner of the pesantren students can find language learning. Arabic learning for Gontor is not enough. Students are also emphasized to consistently apply Arabic in everyday life by using it in communication. The consequences of students' inconsistency in Arabic will reap punishment both at the dormitory level and at the cross-dormitory level or central language institution. So that the language environment in Gontor which includes five competencies, namely speaking, listening, writing, reading and teaching can be achieved well.
Keywords: Arabic Language Learning, Arabic Language, Gontor, Language Environment
References
Daftar Pustaka
Al-A’zami, M.M. 2005. The History of the Qur’anic Text; from Revelation to Compilation, alih bahasa Sohirin Solihin, Anis Malik Thaha, Ugi Suharto dan Lili Yuliadi. Jakarta: GIP.
Al-Bukhari, Abu Abdillah Muhammad bin Isma’il. 2006. Matan Al Bukhari. Beirut: Dar al Fikr.
HS, Mastuki dan M. Ishom El-Saha (ed). 2003. Intelektualisme Pesantren, seri ketiga. Jakarta: Diva Pustaka.
https://ponorogo.go.id/letak-geografis/
Ihsan, Nur Hadi dan Muhammad Akrimul Hakim. 2004. Profil Pondok Modern Darussalam Gontor. Ponorogo: Pondok Modern Darussalam Gontor.
Pondok Modern Darussalam Gontor. 1996. KH. Imam Zarkasyi dari Gontor Merintis Pesantren Modern. Ponorogo: Gontor Press.
Tim Redaksi Nuansa Aulia. 2008. Himpunan Perundang-undangan Republik Indonesia tentang Sistem Pendidikan Nasional. Bandung: Nuansa Aulia.
Zarkasyi, KH. Abdullah Syukri. 2005. Manajemen Pesantren, Pengalaman Pondok Moder Gontor. Ponorogo: Trimurti Press.
Zarkasyi, KH Abdullah Syukri. 2005. Gontor dan Pembaharuan Pendidikan Pesantren. Jakarta: Rajawali Pers.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Pradi Khusufi Syamsu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan di EL-IBTIKAR menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dari karya secara bersamaan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku) dengan pengakuan publikasi awalnya dalam hal ini. jurnal.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karyanya secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Kebijakan Akses Terbuka).
Baca lebih lanjut tentang Lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 di sini: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.
Pernyataan Privasi
Nama dan alamat email yang dimasukkan dalam situs jurnal ini akan digunakan secara eksklusif untuk tujuan jurnal ini dan tidak akan tersedia untuk tujuan lain atau pihak lain mana pun.