KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU DAN PENGARUHNYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR BIDANG STUDI PAI SISWA KELAS X DI SMA MA’ARIF BULAKAMBA KABUPATEN BREBES
DOI:
https://doi.org/10.24235/tarbawi.v2i2.2078Abstract
ABSTRAK
Kepribadian adalah sebuah kata yang menandakan ciri pembawaan dan pola kelakuan seseorang yang khas bagi peribadi itu sendiri. Kepribadian melipti tingkah laku, cara berfikir, perasaan, gerak hati, usaha, aksi, tanggapan terhadap kesempatan, tekanan dan cara sehari-hari dalam berintraksi dengan orang lain. Jika unsur-unsur kepribadian ini menyatakan diri dalam kombinasi yang berulang-ulang secara khas dan dinamis maka hal demikian dikenal dengan nama gaya kepribadian. Keberhasilan sebuah pendidikan tidak terlepas dari kepribadian guru yang akan berdampak pada motivasi belajar siswa. Karena guru sebagai suri teladan bagi siswa. Akan tetapi pada kenyataanya masih banyak siswa yang belum sesuai harapan.
Tujuan penelitian ini adalah: 1) Memperoleh tentang kepribadian guru bidang studi Pendidikan Agama Islam di SMA Ma’arif Bulakamba Kabupaten Brebes. 2) Memperoleh tentang motivasi belajar siswa di SMA Ma’arif Bulakamba kabupaten Brebes. 3) Memperoleh bagaimana kompetensi kepribadian guru dan pengaruhnya terhadap motivasi belajar bidang studi PAI siswa kelas X di SMA Ma’arif Bulakamba Kabupaten Brebes.
Penelitian ini berawal dari kerangka pemikiran bahwa kompetensi kepribadian guru dan motivasi belajar saling mempengaruhi antara pendidik dan peserta didik untuk menumbuhkan motivasi belajar bidang studi PAI di SMA Ma’arif Bulakamba Kabupaten Brebes.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Teknik Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis kuantitatif, dan uji korelasi.
Kesimpulan hasil penelitian ini yaitu, kompetensi kepribadian guru di SMA Ma’arif Bulakamba Kabupaten Brebes, memperoleh rata-ratanya 2289 termasuk dalam wilayah kadang-kadang dengan nilai 67%. Motivasi belajar SMA Ma’arif Buakamba Kabupaten Brebes, memperoleh rata-ratanya 1575 termasuk dalam wilayah Kadang Kadang dengan nilai 58%. Hubungan kompetensi kepribadian guru dan pengaruhnya terhadap motivasi belajar menunjukkan nilai korelasi yang mencapai % yang menunjukkan pada korelasi yang lemah atau rendah karena berada pada interval 0,40-0,70 dan nilai kontribusi determinasi yaitu dengan nilai prosentase sebesar 0,25% sedangkan sisanya sebesar 99,75% dipengaruhi faktor lain.
Â
Â
Kata Kunci: Kepribadian dan Motivasi Belajar
References
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi, 2006. Prosedur Penelitian; Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Siregar, Eveline, dan Hartini Nara, 2011. Teori belajar dan Pembelajaran. Bogor: Ghalia Indonesia.
Musfah, Jejen, 2012 .Peningkatan Kompetensi Guru, Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Purwanto, Ngalim, 2013, Psikologi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sardiman, 2011. Intraksi Dan Motivasi Belajar – Mengajar Jakarta.
Sugiyono, 2007. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Sukmadinata, Nana Saodih, 2005. Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Bandung : PT Remaja Rosda Karya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Muhammad Faillah, Saefudin Zuhri, Iwan Iwan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this Journal agree to the following terms:
- Author retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allow others to share the work within an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication of this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangement for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g. acknowledgement of its initial publication in this journal).
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g. in institutional repositories or on their websites) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published works.