Kemampuan Guru dalam Pengelolaan Kelas dan Hubungannya dengan Minat Belajar Siswa Bidang Studi Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Madrasah Tsanawiyah (MTs) An-Nur Kota Cirebon
DOI:
https://doi.org/10.24235/tarbawi.v3i1.2857Abstract
ABSTRAK
Â
Penelitian ini bertolak dari masalah kurangnya minat belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran. Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), padahal guru telah berusaha mengelola kelas dengan baik, maka seharusnya minat belajar siswa meningkat. Akan tetapi kenyataannya masih ada siswa kurang memiliki minat untuk belajar, sehingga kegiatan pembelajaran menjadi kurang kondusif.
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengelolaan kelas, mengetahui minat belajar dan mengetahui hubungan antara pengelolaan kelas dengan minat belajar siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) An-Nur Kota Cirebon pada bidang studi Sejarah Kebudayaan Islam.
Metode yang dilakukan dalam penelitianini, yaitu: observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, sedangkan untuk teknik analisis data yaitu dengan menggunakan analisis variabel untuk mengukur tinggi rendahnya variabel tersebut berdasarkan tabulasi indikator, sedangkan untuk analisis hubungan antar variabel dipergunakan rumus korelasiproductmoment,dankoefisienkorelasi.
Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pengelolaan kelas sudah dilaksanakan dengan baik dengan skor rata-rata per indikator 3,4. Skor tertinggi diperoleh pada indicator Distribusi Alat dan Bahan Ajar denganskor 3,6, selanjutnya berturut-turut pada indicator Variasi Mengajar dengan skor 3,5, indicator Keluwesan Sikap dengan skor 3,4, indicator Hangat dan Antusias dengan skor 3, 3, dan yang terendah pada indicator Siap dengan Tantangan dan indicator Disiplin dan Berfikir Positif dengan skor 3,2.
Tentang minat belajar siswa pada bidang studi SKI di MTs An-Nur Kota Cirebon diperoleh skor rata-rata sebesar 3,3. Skor tertinggi diperoleh pada indicator Keuletan dan Inisiatif dengan skor 3,5 (tinggi), berturut-turut pada indicator Ketekunen dan Konsentrasi dengan skor 3,45 (Tinggi), indicator Konsisten dan Kerja Keras dengan skor 3,4 (tinggi), indicator Kemauan dengan skor 3,3 (antara tinggi dan rendah), dan yang terendah pada indicator Responsif dengan skor 3,2 (rendah) dan indicator Ketelitian dengan skor 3,2 (rendah).
Diperoleh r hitung sebesar 0,555, sehingga dapat dinyatakan bahwa hubungan antara pengelolaan kelas dengan minat belajar siswa pada bidang studi SKI di Madrasah Tsanawiyah (MTs) An-Nur Kota Cirebon dinyatakan signifikan secara statistik. Artinya semakin berkualitas penerapan pengelolaan kelasakan berhubungan dengan semakin tingginya minat belajar siswa pada bidang studi Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Tsanawiyah (MTs) An-Nur Kota Cirebon, dan sebaliknya semakin rendah penerapan pengelolaan kelas maka akan berhubungan dengan rendahnya minat belajar  siswa.
References
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi. 1988. Pengelolaan Kelas dan Siswa. Jakarta: Rajawali.
________________. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Asmani, Jamal Ma’mur. 2004. 7 Kompetensi Guru Menyenangkan dan Profesional. Jogjakarta: Power Books (IHDINA).
________________. 2015. Tips Menjadi Guru Inspiratif, Kreatif dan Inovatif. Jogjakarta : Diva Press.
Dalyono, M. 1997. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Danim, Sudarwan dan Yunan Danim. 2011. Administrasi Sekolah dan Manajemen Kelas. Bandung : Pustaka Setia.
Departemen Agama RI. 2005. Mushaf Al-Qur’an Terjemah Edisi Tahun 2002.Jakarta: Al Huda.
Djamarah, Syaiful Bahri dan Aswan Zain. 2002. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
________________.2014. Guru & Anak Didik dalam interaksi edukatif. Jakarta: Rineka Cipta).
Hamid, Sholeh. 2014. Metode Edutainment (Menjadikan Siswa Kreatif dan Nyaman di Kelas). Yogyakarta : Diva Press.
Hamalik, Oemar. 2009. Psikologi Belajar dan Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Imam, Azhar. 2013. Pengelolaan Kelas dari Teori ke Praktek. Yogyakarta : Insyira.
Khairani, Makmun. 2017. Psikologi Belajar. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.
Mujatahid. 2011. Pengembangan Profesi Guru. Malang: UIN-Maliki Press.
Mulyadi. 2009. Classroom Management. Malang : UIN Malang Press.
Mulyasa. 2008. Standar Kompetensi dan Sertifikasi Guru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nawawi, Hadair. 1989. Organisasi Sekolah dan Pengelolaan Kelas sebagai Lembaga Pendidikan. Jakarta : Haji Masagung.
Purwanto, Ngalim. 2004. Psikologi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Purwanto, Yadi. 2007. Psikologi Kepibadian. Bandung: PT Refika Aditama.
Sagala, Saiful. 2009. Kemampuan Profesional Guru dan Tenaga Kependidikan. Bandung: Alfabeta.
Sanjaya, Wina. 2016. Strategi Pembelajaran : Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta : Kencana.
Satori, Djam’an. 2005. Profesi Keguruan. Jakarta: Universitas Terbuka.
Slameto, 2003. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Subroto,Suryo. 1997. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Sudaryono, 2012, Dasar-Dasar Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sugiyono, 2011. Metode Penelitian Pendidikan. Alfabeta.: Bandung.
Sujanto, Agus. 1997. Psikologi Kepribadian. Jakarta: Bumi Aksara.
Surya, Mohamad. 2004. Psikologi Pembelajaran dan Pengajaran. Bandung: Pustaka Bani Quraisy
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 anis Khaerunnisa, iding wahidin, akhmad affandi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this Journal agree to the following terms:
- Author retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allow others to share the work within an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication of this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangement for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g. acknowledgement of its initial publication in this journal).
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g. in institutional repositories or on their websites) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published works.